- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Gubernur Syamsuar Ikut Tradisi Bakonji Barayak Bersama Emak-emak di Kuansing

Gubri Syamsuar ikut mangonji bersama mondek-mondek (emak-emak) di Kuansing
KUANSING, VokalOnline.Com - Melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Kuantan Singingi, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar tak lupa menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan masyarakat yang ada di Desa Pulau Mungkur, Sabtu (2/9/2023).
Orang nomor satu di Riau yang dikenal dekat dengan masyarakat ini pun ikut bersama emak-emak yang sedang melakukan tradisi Bakonji. Ia juga turut mencicipi konji barayak. Konji Barayak merupakan kuliner tradisional daerah Kuansing.
"Buburnya bertekstur kenyal yang menyerupai cendol, dengan kuah santan kental bercita rasa manis sungguh istimewa di hati masyarakat Kuansing," kata Syamsuar.
Ia menjelaskan bahwa tradisi bakonji merupakan kekayaan budaya yang patut dilestarikan. Selain rasa kuliner yang nikmat, penyajiannya pun masih tradisional dengan mangkok dari daun pisang.
"Tradisi bakonji merupakan kegiatan yang dilakukan oleh emak-emak untuk memasak secara bersama, semangat gotong royong mengesampingkan individualisme, mengedepankan suka cita bersama tentunya menjadi salah satu kekuatan untuk membangun Riau lebih baik," imbuhnya.
Rasa manis dari Konji Barayak benar-benar menggambarkan betapa manisnya suasana kebersamaan. Nilai inilah yang tidak dimiliki makanan kekinian.
Maka sudah sepantasnya masyarakat lebih menghargai dan mengenal makanan tradisional yang sarat akan makna ini. Soal cita rasa dijamin tidak akan kecewa. Saat menyantapnya, Konji Barayak menjamin akan memberikan cita rasa yang begitu kaya
"Encik puan kalau ke Kuansing jangan lupa cicipi, ya," ucap Gubernur Syamsuar.
Cara membuat Konji Barayak ini sangatlah mudah. Terdiri dari bahan-bahan yang sangat mudah didapat. Bahan utamanya adalah tepung beras, gula pasir, garam, air, dan santan. Bisa dilengkapi dengan kapur sirih dan daun pandan. (**)
Berita Terkait :
- BENARKAH ANIES PENGKHIANAT? (Hingga Darahnya Halal Ditumpahkan) 0
- Optimalkan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan, 96 Kades di Meranti Ikuti Pelatihan 0
- Bupati Rohil Afrizal Sintong, Tutup Pelatihan Dasar CPNS, Pesertanya 80 Orang 0
- Pimpin Pelantikan dan Sertijab sejumlah Pejabat, Kapolres Meranti Ajak Tingkatkan Kinerja0
- Mewakili Gubernur Riau, Kadis DLHK Lantik 34 Pejabat Administrasi Pemprov Riau di Lingkungan Pemprov0
_Black11.png)









