- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
Gubernur Syamsuar Ikut Tradisi Bakonji Barayak Bersama Emak-emak di Kuansing

Gubri Syamsuar ikut mangonji bersama mondek-mondek (emak-emak) di Kuansing
KUANSING, VokalOnline.Com - Melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Kuantan Singingi, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar tak lupa menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan masyarakat yang ada di Desa Pulau Mungkur, Sabtu (2/9/2023).
Orang nomor satu di Riau yang dikenal dekat dengan masyarakat ini pun ikut bersama emak-emak yang sedang melakukan tradisi Bakonji. Ia juga turut mencicipi konji barayak. Konji Barayak merupakan kuliner tradisional daerah Kuansing.
"Buburnya bertekstur kenyal yang menyerupai cendol, dengan kuah santan kental bercita rasa manis sungguh istimewa di hati masyarakat Kuansing," kata Syamsuar.
Ia menjelaskan bahwa tradisi bakonji merupakan kekayaan budaya yang patut dilestarikan. Selain rasa kuliner yang nikmat, penyajiannya pun masih tradisional dengan mangkok dari daun pisang.
"Tradisi bakonji merupakan kegiatan yang dilakukan oleh emak-emak untuk memasak secara bersama, semangat gotong royong mengesampingkan individualisme, mengedepankan suka cita bersama tentunya menjadi salah satu kekuatan untuk membangun Riau lebih baik," imbuhnya.
Rasa manis dari Konji Barayak benar-benar menggambarkan betapa manisnya suasana kebersamaan. Nilai inilah yang tidak dimiliki makanan kekinian.
Maka sudah sepantasnya masyarakat lebih menghargai dan mengenal makanan tradisional yang sarat akan makna ini. Soal cita rasa dijamin tidak akan kecewa. Saat menyantapnya, Konji Barayak menjamin akan memberikan cita rasa yang begitu kaya
"Encik puan kalau ke Kuansing jangan lupa cicipi, ya," ucap Gubernur Syamsuar.
Cara membuat Konji Barayak ini sangatlah mudah. Terdiri dari bahan-bahan yang sangat mudah didapat. Bahan utamanya adalah tepung beras, gula pasir, garam, air, dan santan. Bisa dilengkapi dengan kapur sirih dan daun pandan. (**)
Berita Terkait :
- BENARKAH ANIES PENGKHIANAT? (Hingga Darahnya Halal Ditumpahkan) 0
- Optimalkan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan, 96 Kades di Meranti Ikuti Pelatihan 0
- Bupati Rohil Afrizal Sintong, Tutup Pelatihan Dasar CPNS, Pesertanya 80 Orang 0
- Pimpin Pelantikan dan Sertijab sejumlah Pejabat, Kapolres Meranti Ajak Tingkatkan Kinerja0
- Mewakili Gubernur Riau, Kadis DLHK Lantik 34 Pejabat Administrasi Pemprov Riau di Lingkungan Pemprov0
_Black11.png)









