- Aksi Panen Ilegal Nasrun Sitepu dan Kani di Kebun Agrinas Berlanjut, Perusahaan Kembali Tempuh Jalur
- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
- Polri Dukung Program Desa Bebas Api, Wakapolres Meranti Hadiri Penandatanganan MoU
- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
Gubri dan Kapolda Riau Bahas Defisit PAD, Penegakan Hukum Jadi Solusi

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Gubernur Riau, Abdul Wahid dan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menggelar pertemuan silaturahmi dalam rangka mempererat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kepolisian Daerah Riau. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (18/3/2025).
Gubri Wahid mengungkapkan, bahwa ia dan Kapolda Riau sama-sama baru dalam menjalankan tugas di Bumi Lancang Kuning. "Saya baru 17 hari menjabat sebagai Gubernur Riau, sementara Pak Kapolda baru beberapa hari di sini. Jadi, kita sama-sama masih baru," kata Gubri kepada Media Center Riau.
"Namun, yang terpenting adalah komunikasi yang baik agar kita bisa segera bekerja maksimal untuk masyarakat," imbuhnya.
Satu di antara isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau yang saat ini tengah mengalami defisit. Menurut Gubri, banyak tunggakan pajak yang belum dibayarkan oleh wajib pajak.
Oleh karena itu, Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menegakkan aturan. Termasuk melakukan razia guna menertibkan wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya.
"Yang paling penting, di tengah defisit ini, kita mencari PAD, jadi kami akan berkoordinasi bersama Kapolda untuk meningkatkan PAD. Karena banyak tungakan pajak yang belum dibayar, jadi salah satunya razia akan kita lakukan," ujarnya.
Sementara, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan katakam, tentu saja kunjungannya ke Kantor Gubernur Riau bertujuan untuk bersilaturahmi bersama pimpinan di Riau. Ia berharap, dapat terus berkolaborasi untuk membangun Provinsi Riau yang lebih baik.
"Sebagai warga baru di Riau, saya datang untuk bersilaturahmi dan meminta arahan dari Pak Gubernur sebagai pimpinan Forkopimda. Saya ingin mengetahui bagaimana kita bisa bersama-sama membangun Riau yang lebih baik," kata Kapolda.
Selain membahas strategi peningkatan PAD, keduanya juga menyoroti pentingnya keamanan dan ketertiban menjelang lebaran. Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan meningkatkan pengamanan guna memastikan arus mudik dan perayaan Idulfitri berjalan lancar.
"Selama ini, keamanan di Riau sudah baik. Kedepan tentu harus ditingkatkan, terutama menjelang lebaran," ujarnya.
Silaturahmi antara Gubernur dan Kapolda ini menjadi awal dari kerja sama yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Riau. Dengan koordinasi yang solid antara pemerintah dan kepolisian, diharapkan berbagai permasalahan yang ada dapat ditangani dengan lebih efektif dan efisien.***Vol(Mcr/Mp)
Berita Terkait :
_Black11.png)









