- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
Gubri Syamsuar Terima Anugerah Provinsi Layak Anak

Semarang, VokalOnline.Com - Provinsi Riau termasuk salah satu provinsi yang dinobatkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI sebagai Provinsi Layak Anak (Provila).
Atas pencapaian itu, Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau populer dengan nama Bintang Puspayoga menyerahkan Anugerah Kategori Provila kepada Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, di Hotel Padma, Semarang, Jateng, pada Sabtu (22/07/23) malam.
Selain Provinsi Riau, anugerah yang sama juga diterima Provinsi Jateng, Babel, Banten, Sumbar, Sulut, NTB, Jatim, DIY, Bali, DKI Jakarta, Kalsel, Kepri dan Provinsi Lampung.
Menteri PPPA Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi kepada para gubernur dan juga para bupati/walikota yang telah berupaya maksimal menjadikan daerahnya layak anak.
"Tentulah tidak mudah menjadikan suatu daerah menjadi layak anak. Perlu komitmen dan kerjasama berbagai pihak," ucap Menteri PPPA dalam sambutannya.
Pada tahun ini, Kementerian PPPA tidak saja memberikan penghargaan kepada gubernur dan bupati/walikota, tapi juga kepada aparat penegak hukum yang dianggap telah memberikan kontribusi dalam mewujudkan kabupaten/kota dan provinsi yang layak anak.
Menurut Menteri PPPA, para penerima anugerah ditetapkan oleh Tim Independen yang terdiri dari para pakar di bidang anak dan juga melibatkan Perguruan Tinggi.
Menteri PPPA berharap, ke depan semakin banyak kabupaten/kota dan provinsi yang layak anak. Anugerah yang diberikan Kementerian PPPA diharapkan bisa menjadi motivasi bagi daerah yang belum layak anak.
Untuk kabupaten/kota di Riau yang mendapat anugerah Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2023 yakni, Rohil dan Kuansing (Kategori Pratama), Pelalawan, Kampar, Bengkalis, Inhil dan Rohul (Kategori Madya).
Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai, Kabupaten Inhu dan Kota Pekanbaru (Kategori Nindya).
Sementara untuk KLA 2023 Kategori Utama diraih Kabupaten Siak.
Gubri Syamsuar usai acara menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.
Syamsuar berharap, penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi kabupaten lain yang belum masuk kategori.
"Alhamdulillah kita menerima penghargaan untuk kategori Provila. Beberapa kabupaten/kota di Riau juga mendapat penghargaan KLA. Kita harapkan ke depan, daerah kita semakin layak anak. Aman dan nyaman bagi semuanya," ucap Syamsuar.
Hadir mendampingi Gubri Syamsuar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau, Hj. Fariza dan Kadis Kominfotik Provinsi Riau, Erisman Yahya.**
Berita Terkait :
- Melalui Impact Fight Night II, Lahirkan Riau yang Generasi Tangguh0
- Meranti Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 20230
- Wajah Kejaksaan Tegas dan Humanis, Komjak Nilai Burhanuddin Mampu Mengimplementasi Harapan Presiden0
- Dispora Pekanbaru Janji Bangun Venue Sepatu Roda dan Venue Lainnya 0
- Kapolres Meranti Kunjungi dan Bantu Taman Baca Suku KAT di Desa Tanah Merah0
_Black11.png)









