- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
Melalui Impact Fight Night II, Lahirkan Riau yang Generasi Tangguh

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Mens Sana in Corpore Sano 'dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat'. istilah ini telah melekat dalam bidang olahraga dan kesehatan.
Kondisi ini jugalah yang tergambar pada perhelatan Impact Fight Night II, sebuah ivent olahraga tarung bebas yang menggunakan kekuatan dan kelincahan tubuh yang diselenggarakan IMPACT Mixed Martial Arts (MMA) Kota Pekanbaru Sabtu (22/7/2023).
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Syafaruddin Poti menyebutkan iven IFN II ini adalah ivent yang sangat baik dapat melahirkan generasi Indonesia, terutama di Pekanbaru dan Riau sebagai generasi Tangguh.
"Pertarungan dalam IFN II memiliki strategi, kekuatan dan ketahanan tubuh para petarung," kata Syafaruddin Poti.
Dikatakan Poti, kemenangan memang utama akan tetapi rasa persaudaraan lebih utama. "Diatas ring kita adalah petarung, dibawah ring kita adalah saudara," pungkasnya.
Kolaborator Impact MMA Pekanbaru menyelenggarakan IFN II, Djono A Burhan mengatakan ivent ini wadah yang sangat tepat bagi generasi Kota Pekanbaru dan Riau kedepan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau ini juga mengatakan karakter pertandingan dalam IFN II juga menekan prilaku Bullying.
"Potensi yang ada dalam karakter tarung bebas ini akan membuat aksi bulli tidak akan pernah terjadi. Bullyng No, Berprestasi Yes," kata Djono A Burhan saat membuka secara resmi Impact Fight Night II, Sabtu (22/7/2023).
Djono juga mengatakan membuka ivent ini adalah untuk membuka ruang untuj anak-anak Kota Pekanbaru mengembangkan potensi diri masing-masing.
"Diatas ring kita berkompetisi dan dibawah ring kita adalah bersaudara. Bagi yang kalah jangan ada dendam, latih kembali diri.Kedepan kita akan kembali melaksanakan agenda seperti ini kedepannya," sebur Djono.
Pada perhelatan IFN II ini diikuti sekitar 100 lebih petarung sebagai peserta. Menurut Owner IMPACT MMA Kota Pekanbaru, Mario Impact Fight Night II ini dilaksanakan dalam 34 partai selama dua hari dan hari puncak Minggu (23/7/2023).
"IFN II ini adalah trilogi dari rangkaian ivent yang sudah kita laksanakan. Kita berharap kedepan masih ada rangkaian ivent ini dilaksanakan. Puncaknya adalah Gelar Sabuk Juara Kelas 53 Full Tournament yang akan dilaksanakan pada Minggu (23/7/2023)," katanya.(*)
Berita Terkait :
- Meranti Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 20230
- Wajah Kejaksaan Tegas dan Humanis, Komjak Nilai Burhanuddin Mampu Mengimplementasi Harapan Presiden0
- Dispora Pekanbaru Janji Bangun Venue Sepatu Roda dan Venue Lainnya 0
- Kapolres Meranti Kunjungi dan Bantu Taman Baca Suku KAT di Desa Tanah Merah0
- Hendak Edarkan Sabu, 2 Pria Muda Ini Diringkus Polsek Batang Cenaku0
_Black11.png)









