- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Melalui Impact Fight Night II, Lahirkan Riau yang Generasi Tangguh

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Mens Sana in Corpore Sano 'dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat'. istilah ini telah melekat dalam bidang olahraga dan kesehatan.
Kondisi ini jugalah yang tergambar pada perhelatan Impact Fight Night II, sebuah ivent olahraga tarung bebas yang menggunakan kekuatan dan kelincahan tubuh yang diselenggarakan IMPACT Mixed Martial Arts (MMA) Kota Pekanbaru Sabtu (22/7/2023).
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Syafaruddin Poti menyebutkan iven IFN II ini adalah ivent yang sangat baik dapat melahirkan generasi Indonesia, terutama di Pekanbaru dan Riau sebagai generasi Tangguh.
"Pertarungan dalam IFN II memiliki strategi, kekuatan dan ketahanan tubuh para petarung," kata Syafaruddin Poti.
Dikatakan Poti, kemenangan memang utama akan tetapi rasa persaudaraan lebih utama. "Diatas ring kita adalah petarung, dibawah ring kita adalah saudara," pungkasnya.
Kolaborator Impact MMA Pekanbaru menyelenggarakan IFN II, Djono A Burhan mengatakan ivent ini wadah yang sangat tepat bagi generasi Kota Pekanbaru dan Riau kedepan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau ini juga mengatakan karakter pertandingan dalam IFN II juga menekan prilaku Bullying.
"Potensi yang ada dalam karakter tarung bebas ini akan membuat aksi bulli tidak akan pernah terjadi. Bullyng No, Berprestasi Yes," kata Djono A Burhan saat membuka secara resmi Impact Fight Night II, Sabtu (22/7/2023).
Djono juga mengatakan membuka ivent ini adalah untuk membuka ruang untuj anak-anak Kota Pekanbaru mengembangkan potensi diri masing-masing.
"Diatas ring kita berkompetisi dan dibawah ring kita adalah bersaudara. Bagi yang kalah jangan ada dendam, latih kembali diri.Kedepan kita akan kembali melaksanakan agenda seperti ini kedepannya," sebur Djono.
Pada perhelatan IFN II ini diikuti sekitar 100 lebih petarung sebagai peserta. Menurut Owner IMPACT MMA Kota Pekanbaru, Mario Impact Fight Night II ini dilaksanakan dalam 34 partai selama dua hari dan hari puncak Minggu (23/7/2023).
"IFN II ini adalah trilogi dari rangkaian ivent yang sudah kita laksanakan. Kita berharap kedepan masih ada rangkaian ivent ini dilaksanakan. Puncaknya adalah Gelar Sabuk Juara Kelas 53 Full Tournament yang akan dilaksanakan pada Minggu (23/7/2023)," katanya.(*)
Berita Terkait :
- Meranti Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 20230
- Wajah Kejaksaan Tegas dan Humanis, Komjak Nilai Burhanuddin Mampu Mengimplementasi Harapan Presiden0
- Dispora Pekanbaru Janji Bangun Venue Sepatu Roda dan Venue Lainnya 0
- Kapolres Meranti Kunjungi dan Bantu Taman Baca Suku KAT di Desa Tanah Merah0
- Hendak Edarkan Sabu, 2 Pria Muda Ini Diringkus Polsek Batang Cenaku0
_Black11.png)








