- Pemkab Siak Soroti Truk ODOL yang Melintas di Jalan Sungai Rawa, Perusahaan Diajak Terlibat
- Bengkalis Kembali Raih Opini WTP, Torehkan Prestasi 13
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Melaksanakan Program DSS
- Kejari Meranti Kembali Terima Limpahan Kasus Datangnya dari Polda Riau
- Kapolsek Batang Cenaku Dorong Pengembangan Budidaya Ikan Nila untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Camat Enok dan Kapolsek Enok Turun ke Lahan, Warga Suhada Tanam Jagung Kuartal 2
- Rektor UMRI Saidul Amin Terima JMSI Award 2026 Kategori Educational Leadership
- DPRD Inhil Gelar Sidang Paripurna Milad ke 61 Kabupaten Inhil Tahun 2026
- Bupati Bengkalis Menyambut Kedatangan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru
- Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031
Guru SMPN4 Taluk Kuantan Meregang Nyawa di Tangan Suaminya Sendiri dan Langsung Kabur Melarikan Diri

Taluk kuantan, VokalOnline.Com - Warga perumahan hijau, lingkungan III, RW 1/RT 05, Sinambek, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin (24/2/2025) dibuat heboh. Pasalnya seorang warga yang berstatus guru SMPN 4 Kecamatan Kuantan Tengah, bernama Juniwarti (52) tewas mengganaskan.
Korban meninggal di tempat di dalam kamar rumahnya dengan luka sayat di bagian leher. Sekitar pukul pukul 09.00 WIB melihat warga sekitar sudah ramai mengerumuni sekitar rumah korban yang bercat hijau. Sebuah mobil ambulance yang sudah berada di lokasi, lalu meningalkan lokasi kejadian yang beralamat di Jalan Cempedak itu. Rumah itu pun sudah di polisline.
Menurut keterangan Saidina Ali anggota Polsek Kuantan Tengah yang berada di lokasi dan tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, dari keterangan anak korban yang masih duduk di bangku sekolah, mendengar cekcok antara kedua orang tuanya. Karena sudah sering terjadi, anak korban diam saja di kamar lainnya.
Tapi pagi-pagi, orang tua laki-lakinya sekitar pukul 07.00 WIB buru-buru pergi meninggalkan rumah dengan sepeda motor. Anak korban, kemudian melihat ke kamar orang tuanya dan mendapatkan ibunya sudah bersimbah darah.
Sementara menurut keterangan Ketua RT 05 perumahan hijau Lingkungan III Sinambek, Kuantan Tengah Susilo Hendri yang ditemui di lokasi mengakui tidak tau persis kejadian itu. Dia tau dari warga sekitar sekitar pukul 08.40 WIB. Saat itu, warga sudah ramai di sekitar rumah korban.
"Tapi saat kami masuk kedalam rumah yang diizinkan polisi, koban mengalami luka bagian leher dan sudah meninggal," katanya.
Kapolres Kuansing AKBP Angga Febrian Herlambang SIK SH yang dikonfirmasi Riaupos.co membenarkan peristiwa pembunuhan itu. Polisi saat ini masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.
Tapi kuat dugaan, kalau korban tewas akibat perbuatan suaminya EA yang kabur usai kejadian dan masih dicari. "Kami belum bisa simpulkan apa yang menjadi penyebabnya. Tetapi korban mengalami luka serius dibagian leher. Sementara kuat dugaan ke arah suami korban yang lari setelah kejadian di rumah," ujarnya.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









