- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
- RAPP Terima Penghargaan Industry Marketing Champion 2026 dari MarkPlus
- RAPP Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Karhutla di Riau
- RAPP Semarakkan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Dukungan Bagi Tumbuh Kembang Anak
Huawei P40 Dapat Pembaruan Di Bulan April

Huawei P40/tek.id
Vokalonline.com-Dilansir Dari-Selular.ID – Huawei P40 series, resmi dirilis pada Juni 2020 lalu. Dan kabar terbaru menyebutkan, Huawei diketahui akan mulai menggulirkan HarmonyOS ke perangkat flagship-nya pada April 2021. Informasi ini diungkap perusahaan pada Februari 2021.
Dan Huawei P40 disebut akan menjadi smartphone pertama yang mendapat HarmonyOS. Seperti dilaporkan Gizchina, untuk smartphone lain yang masih menggunakan EMUI 11 akan mendapatkan HarmonyOS secara bertahap sebelum akhir tahun ini. Berdasarkan informasi, kehadiran sistem operasi ini akan tergantung pula dengan chipset yang digunakan.
Meski belum dapat dipastikan, berdasarkan informasi yang beredar sebelumnya, sistem operasi ini kemungkinan akan hadir lebih dulu untuk lini flagship, seperti seri P dan Mate, lalu menyusul lini Nova.
Huawei menyatakan bahwa HarmonyOS adalah sistem operasi open source berbasis microkernel. Artinya, perangkat lunak ini memiliki fungsi minimal yang diperlukan untuk membuat sebuah OS berbasis Android. Tapi, mereka tidak langsung mengemasnya menjadi sebuah OS, namun mengemasnya sebagai OS untuk perangkat IoT.
Perlu diingat, meskipun Android adalah sebuah OS open source, tetapi Google telah memberlakukan pembatasan tertentu pada produsen smartphone dan tablet tersebut, dengan imbalan menjalankan aplikasi dan layanan utama di perangkat mereka.
Oleh karena sistem operasi HarmonyOS didasarkan pada microkernel, ada lebih sedikit kode yang harus dihadapi, menghasilkan komunikasi yang lebih cepat dan mengurangi latensi yang signifikan antara komponen perangkat keras. Hal ini menggambarkan preferensi untuk produk IoT.
Mungkin fitur yang paling menarik adalah OS tersebut telah dirancang agar berguna pada beberapa jenis perangkat sekaligus, bukan fokus ke smartphone dan tablet saja. Itulah mengapa orang menyebutnya sebagai ancaman langsung terhadap sistem operasi serupa yang dikembangkan Google, Fuchsia.
(yr)
Berita Terkait :
- Poco X3 Pro dan Poco F3 Akan Rilis Global0
- LG Akan Berhenti Produksi Divisi Mobile0
- Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Lite 5G0
- Spesifikasi Lengkap Vivo Y72 5G0
- Xiaomi Mi Smart Band 6 Akan Segera Rilis0
_Black11.png)








