- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Irjen Muhammad Iqbal Resmi Bertugas

Perpisahan dan penyambutan Kapolda Riau dari Irjen Agung Setya kepada Irjen Muhammad Iqbal. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Muhammad Iqbal resmi menjabat Kepala Polda Riau. Hal ini ditandai dengan penyerahan tongkat komando dari Irjen Agung Setya Imam Effendi pada Senin siang, 3 Januari 2022.
Irjen Muhammad Iqbal menjadi Kapolda Riau berdasarkan surat mutasi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo jelang pergantian tahun. Mantan Kasat Lantas Polresta Pekanbaru itu dipercaya menggantikan Irjen Agung yang diangkat menjadi Asisten Operasional Kapolri.
Setelah menerima tongkat komando dan Petaka Tuah Sakti Hamba Negeri Polda Riau, Irjen Muhammad Iqbal meminta dukungan masyarakat agar dirinya bisa mendedikasikan diri membangun Bumi Lancang Kuning.
Irjen Iqbal meminta seluruh elemen masyarakat menerima dirinya. Begitu juga kerjasama yang baik dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan jurnalis.
"Tolong diterima saya jadi bagian dari pada tim besar ini, tim yang ingin mendedikasikan diri kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau demi terwujudnya pembangunan di segala bidang di Riau," kata mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat itu di halaman Mapolda Riau.
Irjen Iqbal sejenak bernostalgia tentang Riau. Khusus Pekanbaru yang merupakan daerah yang tidak asing lagi bagi dirinya karena pernah lima tahun di daerah ini.
"Tahun 2000 saya berlabuh di sini dengan pangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi) dan bertugas sampai 2005," kata Irjen Iqbal.
Tidak lupa, pria yang berpengalaman di bidang lalu lintas itu berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung karirnya. Khususnya kepada ibunda tercinta yang telah melahirkannya.
"Alhamdulillah, hari ini hadir juga seorang pahlawan yang sangat berharga bagi saya, yakni ibu saya yang sangat sayangi. Mungkin di antara lima tahun itu, ibu kandung saya mendoakan ingin melihat anaknya memegang tongkat, ingin melihat anaknya jadi Kapolda," kata Irjen Iqbal.
Irjen Iqbal juga mengharapkan dukungan dari teman-temannya yang dulu pernah bersama dirinya di Riau.
"Khususnya teman-teman, senior yang dulu pernah menjadi satu tim dengan saya, tolong support saya dengan segenap keikhlasan," kata Iqbal.
Iqbal berharap anggotanya di Polda Riau memberikan semua kemampuan karena dirinya sebagai Kapolda sadar tidak bisa maksimal melaksanakan tugas, pokok serta fungsi.
"Doa dan restu itu yang saya harapkan beserta keluarga," harap Irjen Iqbal.
Sementara, Irjen Agung menyatakan suatu kehormatan bagi dirinya bisa bertugas di Provinsi Riau. Dia berterimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung dirinya.
"Saya menyadari, luar biasa dukungan dari masyarakat Riau, tokoh adat, tokoh agama dan elemen masyarakat Riau lainnya. Terima kasih atas semua itu dan saya harap, dukungan itu diberikan kepada Kapolda yang baru," ujar Irjen Agung.
Irjen Agung bertugas selama 2 tahun 3 bulan di Provinsi Riau. Masa itu terasa singkat karena masih banyak hal yang ingin dicapai demi kemajuan Provinsi Riau.
"Banyak hal dan apa yang ingin kita capai, ini tidak lepas dari sinergi dan kerjasama atas dukungan kepada kami. Terima kasih atas penanganan karhutla, penanganan Covid-19. Terima kasih atas dukungan semua," tutur Irjen Agung.
Agung berharap, di masa datang apa yang belum terwujud bisa dicapai. Diapun meminta maaf apabila dalam tugas membuat masyarakat tidak berkenan.
"Saya mohon maaf, saya izin sebagai Asops Kapolri dan berpesan agar kita tidak terjebak dalam kesuksesan kecil untuk mencapai kesuksesan besar," ulasnya.***
Berita Terkait :
- Eksekusi Ruko di Parit Indah Dinilai Cacat Hukum0
- Polda Riau Tak Mampu Selesaikan Tiga Kasus Ini Pada Tahun 20210
- Polda Riau Tangkap Ribuan Pengedar dan Bandar Narkoba Selama Tahun 20210
- Polda Riau Pecat 35 Personel Nakal Selama Tahun 20210
- Polisi Tangkap Wanita Penipu Modus Investasi Miliaran Rupiah0
_Black11.png)









