- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Jelang Rilis Data Inflasi AS Rupiah Menguat ke Rp15.655 per Dolar AS

Jakarta,VokalOnline.Com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp15.655 per dolar AS pada Rabu (9/11) pagi. Mata uang Garuda menguat 42 poin atau 0,27 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau berada di zona hijau. Baht Thailand menguat 0,39 persen, peso Filipina menguat 0,15 persen, won Korea Selatan menguat 0,88 persen, yuan China melemah 0,27 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,01 persen,
Dolar Singapura melemah 0,08 persen, yen Jepang menguat 0,06 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,09 persen, poundsterling Inggris melemah 0,10 persen, dan franc Swiss melemah 0,09 persen. Lalu, dolar Australia melemah 0,26 persen, dan dolar Kanada melemah 0,10 persen.
Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah bakal lanjut menguat pada perdagangan hari ini ditopang oleh pelemahan dolar AS jelang rilis data inflasinya.
"Data inflasi yang akan dirilis besok diperkirakan akan menunjukkan penurunan pada inflasi (AS)," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Sedangkan, dari sisi domestik penguatan rupiah ditopang oleh data penjualan ritel yang diperkirakan akan tumbuh solid di 4 persen.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bakal bergerak di rentang Rp15.600 per dolar AS - Rp15.725 per dolar AS.**syafira
Berita Terkait :
- Balap RI Ekonomi Malaysia Diproyeksi Capai 11,7 Persen Kuartal III0
- Harta Elon Musk Merosot Rp84 T Usai Jual Saham Tesla dan Beli Twitter0
- Dalih Cegah PHK Pengusaha Desak Menaker Buat Aturan No Work No Pay0
- Mengintip Lagi Daerah dengan Besaran UMP 2022 Tertinggi dan Terendah0
- Percepat Kredit Cair OJK Rilis Aplikasi Informasi Debitur iDebKu0
_Black11.png)








