- Hendry Munief Tinjau PLUT UMKM dan Riau Creative Hub, Inventarisasi Kebutuhan RAPBN 2027
- Wakil Rakyat yang Mendengar Suara Publik, Dodi Nefeldi Masuk Nominasi JMSI Award
- Hendry Munief Kawal Usulan Industri, UMKM, dan Pariwisata Riau ke RAPBN 2027
- Dapat Anugrah JMSI Award, Kapolda Riau: Saya Terima dengan Senang Hati
- Dheni Kurnia Nahkodai JMSI Riau 2025-2030, Siap Wujudkan Media Siber Berintegritas
- RAPP Gelar Sunatan Massal bagi 30 Anak di Desa Air Hitam
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Menggelar FGD dengan KIM
- Pererat Silaturahmi, Civitas Akademika Universitas Riau dan Pemkab Bengkalis Makan Malam Bersama
- Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Dukung Asta Cita, Polsek Keritang Pantau dan Rawat Jagung di Dusun Pelangi
Percepat Kredit Cair OJK Rilis Aplikasi Informasi Debitur iDebKu

VokalOnline.Com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan aplikasi permohonan informasi debitur sistem layanan informasi keuangan (iDebKu) untuk mengefisienkan proses pemberian kredit oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJS) baik bank maupun non-bank.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan hadirnya aplikasi iDebKu akan mempermudah LJS maupun individu dalam mengakses informasi tentang debitur.
"Nasabah sangat menghendaki efisiensi, semua LJS juga mengharapkan efisiensi. Oleh karena itu akses yang nanti dapat dibuka oleh seluruh perusahaan maupun individu ini, semoga akan membantu," kata Dian, Selasa (8/11).
Dia menjelaskan data yang terdapat di dalam aplikasi iDebKu, dapat digunakan oleh LJS, baik bank maupun non-bank, dalam mengambil keputusan pada proses pemberian kredit atau pembiayaan kepada debitur.
"Data dari iDebKu tersebut dapat digunakan oleh LJS, bank maupun non-bank, dalam mengambil keputusan, dalam proses pemberian kredit atau pembiayaan kepada debitur," katanya.
Menurutnya, informasi tentang debitur sangat penting guna mengefisienkan pemberian kredit oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJS) baik bank maupun non-bank.
Dengan iDebKu, dia berharap akses perusahaan maupun individu terhadap informasi tentang debitur semakin lebih mudah karena telah terpadu dan terintegrasi antara kantor pusat, regional, dan daerah di dalam satu aplikasi.
Dia mengatakan pemberian kredit yang cepat dan efisien dapat meningkatkan kualitas kredit LJS, yang secara tidak langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Intinya sektor perbankan dan LJS lainnya membantu memberikan bensin pertumbuhan ekonomi kita, bakal terjadi ketika kredit semakin hari semakin meningkat," kata Dian.
Sementara itu, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan aplikasi iDebKu akan membantu pencairan dana serta manajemen risiko kredit dari lembaga jasa keuangan.
"iDebKu ini bagi masyarakat memberikan reputasi kepatuhan pembayaran kredit dan dapat membangun profil seseorang. Dengan iDebKu diharapkan pelayanan dapat lebih banyak lagi setiap harinya. Kami telah mensosialisasikan iDebKu kepada anggota OJK agar siap digunakan," kata Teguh.**Syafira
Berita Terkait :
- Wujudkan Transisi Energi, PLN Ungkap Strategi Pembiayaan di KTT COP 270
- Bangka Belitung Akan Gratiskan Lahan Bagi Investor0
- PLN Paparkan Inisiatif dan Capaian Transisi Energi di COP 27 Mesir0
- Cegah PHK Massal Menperin Bentuk Satgas Pengamanan Industri Tekstil0
- Kebakaran Gudang PT Gudang Garam Tak Ganggu Produksi Rokok0
_Black11.png)









