- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Oktober 2026, JMSI Riau Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
- Karmila Sari Dorong Sekolah Garuda Cetak Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas
- Cabor Karate Dumai Tegaskan Tidak Dukung Aci sebagai Calon Ketua KONI
- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Giat Dasawisma RT 03/08 Tobek Godang Sempena HUT RI ke-81
- Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
Bangka Belitung Akan Gratiskan Lahan Bagi Investor

VokalOnline.Com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menggratiskan lahan atau tanah bagi investor yang akan menanamkan uangnya di daerah tersebut.
Pejabat Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin mengatakan kebijakan itu dilakukan demi mendongkrak investasi dan ekonomi masyarakat di Negeri Serumpun Sebalai itu. "Ini tentunya sangat menarik bagi investor untuk berinvestasi di daerah ini," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (8/11).
Ia mengatakan pengratisan lahan untuk investasi ini akan dibahas dalam rapat koordinasi dengan bupati dan wali kota se-Provinsi Kepulauan Babel supaya bisa segera dijalankan dan meningkatkan investasi di Bangka Belitung pada 2023.
"Tujuan saya menyiapkan rakor dengan bupati dan wali kota ini supaya materi pemerintah daerah dari Bangka Belitung untuk Rakornas Investasi bersama Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia nanti mantap," ujarnya.
Menurut dia, ada beberapa poin yang digarisbawahi dalam meningkatkan investasi di Babel pada 2023. Pertama, mengupayakan usulan-usulan investasi di pekerjaan umum.
Kedua, perlunya mengetahui nilai lebih yang dimiliki jika ada yang ingin berinvestasi. Ketiga, cara menyiapkan informasi untuk investor, dengan memperhatikan tiga hal di antaranya memastikannya tidak bermasalah, gunakan prinsip take and give, dan keterbukaan di lapangan.
"Kita perlu mengupayakan nilai lebih. Kira-kira kalau kita menawarkan orang berinvestasi di Babel ini, apa sih nilai lebihnya," ujar Ridwan Djamaluddin.**Syafira
Berita Terkait :
- PLN Paparkan Inisiatif dan Capaian Transisi Energi di COP 27 Mesir0
- Cegah PHK Massal Menperin Bentuk Satgas Pengamanan Industri Tekstil0
- Kebakaran Gudang PT Gudang Garam Tak Ganggu Produksi Rokok0
- Produsen Minyak Goreng Bantah Tudingan KPPU soal Rekayasa Harga0
- Harga Avtur Naik Nasib Harga Tiket Pesawat Bagaimana?0
_Black11.png)









