- 6 Malam Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Padamkan Api Hingga Dini Hari
- PETI Kembali Marak di Sungai Bawang F5, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
- Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
- Hendry Munief Dorong Hilirisasi Industri Kopi Nasional, Liberika Meranti Jadi Sorotan
- Karmila Sari Dorong Percepatan Revitalisasi Sekolah di Riau
- Pemkab Meranti Dorong Produk Unggulan UMKM Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
- Pelindo Investasi Tingkatkan Akses Terminal Tanjung Harapan, Jalan 169,5 Meter Ditambah Elevasinya
- 36 Mahasiswa ITS Meranti Diwisuda, Pemda Ajak Ikut Membangun Daerah
- Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung
- Konferensi Pers di Tengah Karhutla 85 Hektare, Polres Meranti Tetapkan Satu Tersangka
Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital

PEKANBARU – Komunitas Jurnalis Energi Nasional (Koneksi) menggelar pelatihan jurnalistik digital sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam menghadapi perkembangan media dan teknologi digital yang semakin pesat. Kegiatan tersebut digelar di salah satu kafe di Pekanbaru, Sabtu (22/8/2026).
Pelatihan membahas berbagai aspek jurnalistik mulai dari verifikasi informasi, pemanfaatan platform digital, hingga strategi penyajian berita yang menarik, akurat, dan berimbang.
Turut hadir sebagai pemateri, mantan Pimpinan Redaksi Tribun Pekanbaru Syarief Dayan, Media Relation Officer EMP Bentu Limited, M. Hanshardi, Ketua Komunitas Jurnalis Energi Nasional (Koneksi) Hari jummaulana, insan pers, serta mahasiswa Universitas Persada Bunda Indonesia.
Ketua Komunitas Jurnalis Energi Nasional (Koneksi), Hari jummaulana, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi informasi. Karena itu, jurnalis dituntut untuk terus belajar, menambah pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan.
Melalui pelatihan ini, Hari berharap para peserta dapat menghasilkan karya jurnalistik lebih berkualitas serta mampu memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.
Sementara itu, Syarief Dayan mengatakan bahwa saat ini setiap orang dapat menjadi penyampai informasi dan menyebarkan informasi dengan cepat melalui gawai yang dimiliki.
Namun, informasi yang disampaikan masyarakat umum belum tentu dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Hal tersebut berbeda dengan wartawan yang bekerja dengan berpedoman Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
“Jurnalis tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memastikan setiap informasi yang disampaikan akurat, terverifikasi,” kata Dayan.
Menurut Dayan, informasi yang disampaikan wartawan memang tidak secepat dibandingkan media sosial. Namun, berita yang disajikan jurnalis telah mengedepankan akurasi, verifikasi, serta dapat dipertanggung jawabkan.
Di tempat yang sama, Media Relation Officer EMP Bentu Limited, M. Hanshardi turut membahas perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin banyak digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan.
Hanshardi mengatakan penggunaan AI dapat membantu manusia menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efektif. Ia mengaku selalu memanfaatkan teknologi AI untuk membantu menyelesaikan pekerjaan.
“AI sangat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan. Saya sendiri selalu menggunakan AI untuk membantu pekerjaan,” ungkapnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas.
Namun, penggunaan AI tetap harus dilakukan secara bijak. Khusus dalam dunia jurnalistik, informasi yang dihasilkan AI tetap harus diperiksa kembali oleh jurnalis.
"AI dapat membantu mengolah informasi maupun membantu proses penulisan, tetapi tanggung jawab akhir terhadap kebenaran informasi tetap berada pada wartawan," kata Hanshardi. (*)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









