- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
- Pemkab Siak Pastikan Tak Ada Anak Gagal Sekolah karena Kendala Administrasi
- Pemkab Siak Dorong Wakaf Produktif Lewat Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan
- Pemkab Siak Siapkan Solusi bagi Calon Siswa yang Terkendala Dokumen Kependudukan
- Pemkab Siak Gandeng Indomaret, Produk UMKM Kini Tembus Pasar Ritel Modern
- Jalan Sungai Rawa Terus Makan Korban, Masyarakat Desak PT Ekasapta Paramita Energi Bertanggung Jawab
Hendry Munief Kawal Usulan Industri, UMKM, dan Pariwisata Riau ke RAPBN 2027

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Jelang penetapan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2027, anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief MBA menyambangi para mitra. Seperti pada hari Selasa (23/6/2026) beliau menyambangi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM dan Dinas Pariwisata Provinsi Riau.
Saat bersilaturahmi dengan jajaran pejabat Disperindagkop UMKM Hadir saat itu dihadiri Kabid Perindustrian Abdillah, Kabid Koperasi dan UKM Astro Sari, Kabid Perdagangan Andisa Martias, Kepala UPT IPOK Raja H. Dewi dan Kabid Pengawasan Industri Ahyu Suhendra, Kepala UPT Logam Ahmad Fauzan Rasidi, UPT Pengujian Mutu Nuri Febrina, Kepala PLUT khusus UMKM Trisiana Anum Sari.
Rapat yang dimoderatori oleh Kabid Perindustrian Abdillah mengapresiasi kehadiran Hendry Munief untuk melakukan sinkronisasi dan koordinasi usulan dari provinsi Riau yang akan diusulkan ke kementerian mitra Komisi VII DPR RI. Abdillah menyebut agenda ini makin memperkuat dan menyelaraskan dengan pihak kementerian.
"Alhamdulillah kehadiran bapak Hendry Munief memudahkan kita dalam menyusun program apa saja yang akan kita usulkan. Banyak informasi yang beliau sampaikan sangat penting bagi kami di daerah. Sehingga apa yang kita telah diselaraskan dengan kebijakan-kebijakan nasional melalui arahan beliau. Dan tentu apa yang kita sepakati hari ini akan beliau bantu perjuangkan di Senayan nantinya" kata Abdillah.
Dalam kegiatan tersebut, terjadi sejumlah diskusi baik apa yang diusulkan atau bagaiman kondisi sektor perindustrian, dan UMKM di provinsi Riau saat ini.
Seperti yang disampaikan oleh Kabid Pengawasan Industri Ahyu Suhendra yang menyoroti komitmen Pelaku industri dalam menyediakan kuota minyakita untuk provinsi Riau yang tidak sesuai harapan. Beliau mengharapkan agar bapak Hendry Munief beserta anggota Komisi VII lainnya mengawasi dan mengkomunikasikan dengan Kementerian Perindustrian.
Sementara itu Kepala PLUT UMKM Provinsi Riau Trisiana Anum Sari menyampaikan kondisi performa PLUT UMKM se-provinsi Riau yang semakin menurun. Hal disebabkan oleh beberapa kebijakan peletakan pendamping UMKM yang telah diangkat menjadi PPPK tidak sesuai Anjab awal.
"Akibatnya saat ini praktis lembaga PLUT UMKM kita tidak berjalan dengan baik. Kemudian terkait usulan bapak Hendry Munief untuk mendirikan beberapa PLUT UMKM sangat bagus sehingga peran PLUT UMKM memperkuat pembinaan kepada para pelaku UMKM Riau." terang Trisiana.
Menanggapi pernyataandari pada Kabid di Disperindagkop UMKM Riau ini, Hendry Munief mendapatkan informasi terbaru bagaimana kondisi sektor industri dan UMKM di Riau saat ini.
"Hasil diskusi tadi saya sudah mengidentifikasi kebutuhan sektor perindustrian dan UMKM di Riau. Kita juga sudah meminta agar dinas untuk menyusun usulan tersebut yang jadi pegangan dan usulan kita ke mitra kementerian komisi VII nantinya" terang Hendry Munief usai acara.
Komitmen Kembangkan sektor pariwisata
Usai menyambangi Disperindagkop UMKM Provinsi Riau, Hendry Munief melanjutkan pertemuan dengan dengan Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif provinsi Riau. Hendry Munief disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Riau Bapak Ade Yudistira, SH., M.Si.
Dalam pertemuan itu, Ade mengawali diskusi dengan menjelaskan kondisi pariwisata Riau saat ini. Dia menjelaskan bahwa evaluasi tahun 2025, Kunjungan wisata Nusantara mencapai 12.574.110 orang. Kunjungan wisata mancanegara mencapai 284.973 orang. Lama tinggal wisatawan mancanegara 2,41 hari. Lama tinggal wisatawan Nusantara 1,32 hari
"Sementara itu target Kinerja Dinas Pariwisata 2027 Kunjungan Wisman 301.361 Kunjungan Wisnus 9.421.769. Lama tinggal wisatawan mancanegara 2,76 Hari. Lama tinggal wisatawan Nusantara 1,17 Hari. Untuk itu kita berharap dukungan dan kolaborasi dengan bapak Hendry Munief." terang Ade Yudistira.
Dia juga menerangkan permasalahan yang dihadapi oleh dinas pariwisata saat ini yaitu tentang Infrastruktur Pariwisata yang masih memiliki keterbatasan akses menuju destinasi. Kemudian Sarana dan prasarana pendukung. Dia juga menyebut adanya keterbatasan Pendanaan akibat fiskal daerah yang tidak besar, Perlunya dukungan pendanaan pusat dan perlunya penguatan kapasitas SDM.
"Kita berharap adanya dukungan dari dana APBN agar dapat melaksanakan kerja sektor pariwisata dan merealisasikan target yang telah ditetapkan." terang Ade lagi.
Usai melaksanakan kunjungan, Hendry Munief menyampaikan bahwa banyak potensi industri, UMKM, Ekraf dan pariwisata Riau yang butuh dukungan dari pemerintah pusat. Namun selama ini baik di daerah atau nasional selalu mengalami keterbatasan anggaran.
"Ini juga jadi pembahasan kita di Komisi VII bagaimana mendorong pengembangan industri, UMKM, pariwisata dan Ekraf lokal. Usulan-usulan dari Dinas ini akan kita teruskan ke mitra hingga dibahas di rapat Komisi hingga Banggar DPR RI. Kita kawal secara maksimal sehingga harapan masyarakat dapat kita kabulkan. Untuk itu, mohon doa kita bersama." terang Hendry Munief.(**)
Berita Terkait :
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
- Pemko Dumai Gratiskan Administrasi Bagi Pasien Rujukan0
- Polisi Tangkap Penjual Ikan Cupang Bodong di Instagram0
- 5.000 Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Vaksin Massal0
- Video Perwira Polda Riau Pakai Sabu di Jalan Beredar di Masyarakat0
_Black11.png)









