- Dari Desa untuk Negeri, Polsek Kelayang Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sambang Petani
- Bibit Sampai ke Panen, IPTU Andi Purba Kawal Jagung Teluk Sungka Bersama Warga
- Cabe Sungai Iliran Disambangi Aipda Andromik, Produktivitas Warga Jadi Fokus Polsek GAS
- Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pasir Putih Tinjau Kesehatan dan Produktivitas Ternak Sapi Warga
- Dari Bibit ke Panen, Bhabinkamtibmas Tanjung Harapan Gasskan Program Cabe dan Selada
- Briptu Pirima Kawal Jeruk Kuala Gaung, Polsek GAS Pastikan Ketahanan Pangan Tumbuh Subur
- Pemkab Kuansing Undang Qari Internasional di Pembukaan MTQ Riau
- Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Apresiasi Respons Komunikasi Antara TVRI dan Pemkab Terjalin Baik
- Jelang MTQ ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Penerangan Jalan
- Pawai Budaya dan Islami Jadi Andalan Kuansing Sambut MTQ Riau ke 44 Libatkan 4 Ribu Unsur Masyarakat
JMSI Riau Mengutuk Aksi Premanisme Terhadap Wartawan Di Meranti

Pekanbaru, VokalOnline.Com -Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau mengutuk keras tindakan penganiayaan dan aksi premanisme terhadap Ali Imran, wartawan Metro Riau yang terjadi di Selat Panjang, Kabupaten Meranti.
"JMSI Riau sangat menyayangkan masih adanya aksi premanisme terhadap wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistik. JMSI Riau mendukung pelaporan yang dilakukan Ali Imran melapor ke Polres Kepulauan Meranti," ujar Sekretaris JMSI Riau, Ridha M Haztil, Selasa (31/5/2022).
Sebelumnya, aksi premanisme yang dialami Ali Imran ini terjadi di depan Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Terpadu, Komplek Perkantoran Pemda, Selatpanjang, Senin (30/5/2022).
Saat itu, Ali sedang berbincang-bincang dengan rekan sejawat lainnya, yang ingin meliput kegiatan di Kantor DPRD. Tiba-tiba seorang pria berinisial RK, menyerangnya dan langsung melakukan pemukulan, dengan alasan tidak senang dengan pemberitaan yang pernah dirilis korban.
Ditambahkan Sekretaris JMSI Riau, proses hukum terhadap aksi premanisme ini harus dikawal. "Pelaporan di harus dikawal, supaya proses hukumnya berjalan dengan baik. Supaya tidak ada lagi, aksi premanisme yang dialami wartawan dalam menjalankan tugas di lapangan," ujarnya.
Laporan ke Polres Meranti dilakukan Ali Imran dengan LP Nomor STPL/ 51/ V/ 2022/ SPKT/ Polres Kep. Meranti/ Polda Riau, melalui PS Kanit III SPKT, AIPDA Eldino. Korban juga sudah divisum dan di BAP.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean menegaskan, bahwa pihaknya berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Kami akan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan," janji Andi Yul. **Fira
Berita Terkait :
- Komahi UNRI Kampanye Nasional, LBH Belum Tahu Kelanjutan Kasasi Kasus Syafri Harto0
- Disdukcapil Pekanbaru Segera Terapkan KTP Digital0
- LAMR Himbau, Soal Hukum Jangan Memaksa Kehendak0
- H Syafriadi Segera Gelar Deklarasi Maju Sebagai Calon Ketua PWI 2022-20270
- Semalam di Melaka Malaysia, Negeri Bersejarah Warisan Dunia0
_Black11.png)









