- Dari Desa untuk Negeri, Polsek Kelayang Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sambang Petani
- Bibit Sampai ke Panen, IPTU Andi Purba Kawal Jagung Teluk Sungka Bersama Warga
- Cabe Sungai Iliran Disambangi Aipda Andromik, Produktivitas Warga Jadi Fokus Polsek GAS
- Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pasir Putih Tinjau Kesehatan dan Produktivitas Ternak Sapi Warga
- Dari Bibit ke Panen, Bhabinkamtibmas Tanjung Harapan Gasskan Program Cabe dan Selada
- Briptu Pirima Kawal Jeruk Kuala Gaung, Polsek GAS Pastikan Ketahanan Pangan Tumbuh Subur
- Pemkab Kuansing Undang Qari Internasional di Pembukaan MTQ Riau
- Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Apresiasi Respons Komunikasi Antara TVRI dan Pemkab Terjalin Baik
- Jelang MTQ ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Penerangan Jalan
- Pawai Budaya dan Islami Jadi Andalan Kuansing Sambut MTQ Riau ke 44 Libatkan 4 Ribu Unsur Masyarakat
Dari Desa untuk Negeri, Polsek Kelayang Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sambang Petani

Bhabinkamtibmas, Brigadir Epi Sepriadi Sambangi lahan pertanian Kacang tanah dan kacang panjang milik Parina di Desa Teluk Sejuah
Inhu, VokalOnline.Com - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Kelayang. Salah satunya melalui kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas, Brigadir Epi Sepriadi, ke lahan pertanian milik Parina di Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (10/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Epi meninjau lahan pertanian seluas sekitar 40 x 50 meter yang ditanami kacang panjang dan kacang tanah. Menurutnya, kegiatan pertanian yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
"Kegiatan pertanian seperti ini sangat positif karena mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Brigadir Epi kepada wartawan, (10/06/2026).
Ia menjelaskan, tanaman kacang panjang dan kacang tanah yang dibudidayakan Parina telah berusia sekitar 45 hari. Untuk tanaman kacang panjang diperkirakan sudah dapat dipanen dalam waktu dekat, sedangkan kacang tanah diperkirakan akan memasuki masa panen sekitar dua bulan ke depan. Parina mengaku sangat senang menjalani aktivitas bertani.
Menurutnya, bekerja di kebun tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana melepas penat.
"Saat berada di kebun, rasa lelah dan pikiran yang penat seakan terobati ketika melihat tanaman tumbuh subur dan berkembang dengan baik," ungkapnya.
Brigadir Epi juga memberikan apresiasi kepada Parina yang aktif mengembangkan sektor pertanian. Hasil panen nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan dari desa sendiri.
Selain itu, Bhabinkamtibmas melihat kegiatan pertanian tersebut tidak dilakukan seorang diri. Parina juga melibatkan anggota keluarga dan kerabatnya untuk bersama-sama mengelola lahan pertanian.
Menurut Brigadir Epi, kegiatan bercocok tanam di lingkungan sekitar dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran rumah tangga, khususnya untuk kebutuhan dapur sehari-hari.
Sementara itu, Kapolsek Kelayang, IPTU Rudi Syaputra, SH, MH, kepada wartawan mengatakan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan motivasi, pendampingan, serta rasa aman kepada para petani agar semakin semangat dalam berproduksi. Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar cita-cita swasembada pangan dapat terwujud, dimulai dari desa," tegas Kapolsek.**Vol/Ram
Berita Terkait :
- Video Perwira Polda Riau Pakai Sabu di Jalan Beredar di Masyarakat0
- Gara-gara Pisau, Pria Ini Jadi Tahanan di Polsek Tampan0
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
_Black11.png)









