- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Jokowi Resmikan Bendungan Sadawarna: Awas Padi Indramayu Tak Naik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang menelan anggaran Rp2,065 triliun. Ilustrasi.
Jakarta, VokalOnline.Com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat setelah dimulai pembangunan sejak 2018 lalu. Bendungan itu menelan anggaran sebesar Rp2,065 triliun.
Jokowi berharap peresmian bendungan ini bakal menambah jumlah produksi para petani yang menerima manfaat. Tiga wilayah yang menerima manfaat bendungan ini adalah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Sumedang sendiri."Waduk ini menghabiskan anggaran Rp2,065 triliun, bukan uang sedikit. Jadi kalau waduknya sudah ada, nanti Indramayu tidak naik produksi padinya, awas," kata Jokowi dalam peresmian yang disiarkan melalui channel Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (27/12).Indramayu memang menjadi wilayah penghasil panen beras nomor satu di Indonesia dengan jumlah produksi 1,3 juta ton per tahun. Dengan adanya bendungan ini ditargetkan bisa naik menjadi 1,8 juta ton per tahun."Karena kita tahu Indramayu adalah penyumbang surplus (beras) nomor satu terbesar di Indonesia dan kita harapkan tidak turun, tapi naik seperti yang tadi pak gubernur (Ridwan kamil) sampaikan dari 1,3 juta ton menjadi 1,8 juta ton untuk Kabupaten Indramayu," jelasnya.Jokowi juga menyampaikan apresiasi kepada warga Kabupaten Sumedang yang memperbolehkan dengan ikhlas air bendungan di wilayahnya paling banyak untuk mengairi Indramayu."Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya resmikan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Sumedang Jawa Barat," tutup Jokowi.Sadawarna ini adalah bendungan ke-33 yang diresmikan Jokowi setelah gencar melakukan pembangunan bendungan sejak delapan tahun lalu. Bendungan Sadawarna memiliki luas genangan 680 hektare dan bisa mengairi kurang lebih 4.280 hektare sawah yang ada di bawahnya. **Syafira
Berita Terkait :
- Wapres Bidik Rasio Kewirausahaan RI Capai 3,95 Persen pada 2024 0
- MTI Was-was Subsidi Kendaraan Listrik Picu Masalah Baru 0
- Babi Jadi Korban Terbaru Krisis Energi Jerman 0
- Menutup Akhir Tahun 2022, JMSI Riau Taja Diskusi Sawit Bersama Apkasindo0
- Pernyataan Lengkap Bupati Meranti soal Kemenkeu Isi Iblis 0
_Black11.png)








