- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Kapolda Riau Perintahkan Propam Turun Periksa Kapolres Kampar
Spanduk Tuntut Kapolres Kampar Dicopot

Pekanbaru,VokalOnline.Com - Polda Riau langsung merespon sejumlah spanduk dari warga Muhammadiyah yang mendesak agar Kapolres Kampar dicopot dari jabatannya. Hal ini terkait arogansi dan kata-kata kasar Kapolres Kampar AKBP Ridho Purba terhadap guru, kepala desa dan warga lainnya di Kampar.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyatakan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menjadikan hal tersebut sebagai atensi.
"Dan telah memerintahkan Kabid Propam untuk mendalami permasalahan," jelas Sunarto, Selasa siang (15/2/2022).
Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kampar Almy Zarlis menyebut Kapolda Riau sudah menemui pengurus Muhammadiyah Kabupaten Kampar.
"Kapolda secara institusi minta maaf, beliau sedang memproses Kapolres di Propam," jelas Almy.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Riau meminta warga Muhammadiyah Kabupaten Kampar tidak melakukan aksi demonstrasi.
"Kami juga tidak demonstrasi, hanya memasang spanduk," kata Almy.
Almy juga meminta warga Muhammadiyah tidak berdemonstrasi karena Kapolda Riau merupakan orang baik dan harus dijaga.
"Intinya guru-guru jangan disinggung, bicarakan baik-baik, kami hanya meminta evaluasi, kemudian diganti," imbuh Almy. (syu)
Berita Terkait :
- Spanduk dan Baliho Minta Kapolres Kampar Dicopot Beredar di Bangkinang0
- PT Pertagas Ingkar Janji, Masyarakat Gelar Demo Tuntut Penyelesaian0
- Batasi Operasional Warnet, Diskominfotik Rohil Terbitkan Surat Edaran 0
- Pulau Rupat Ditetapkan Sebagai KSPN, Namun APBN Belum Masuk 0
- Penambangan Pasir Laut PT Logo Mas di Pulau Rupat Hilangkan Pulau-pulau Kecil0
_Black11.png)









