- Jadi Sahabat Petani, Polsek Enok Dorong Warga Enok Rawat Cabe Rawit dan Serai Secara Rutin
- Personil Polsek Enok Imbau Warga Optimalkan Lahan untuk Hasil Panen dan Tingkatkan Perekonomian
- Agrinas dan Talang Mamak Bersinergi, Pengelolaan Kebun Eks PT SAL Buka Lapangan Kerja
- Polsek Keritang Monitor Tanaman Padi Menjelang Panen
- 53 SMP di Riau Dapat Pendampingan, RAPP Dorong Pendidikan Unggul Lewat School Improvement
- JMSI dan Bupati Pringsewu Bahas Program Kerakyatan dan HPN 2027 di Lampung
- Human Initiative Distribusikan Paket Sembako untuk Penyintas Kebakaran di Pulau Kijang
- Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
- HIMAPROBIO FKIP Unri Resmi Buka Pekan Penghijauan XXXV di Tanjung Kampar Hulu
- Aiptu Hendrick Pantau Kolam Patin 30x40 M di Desa Nusantara Jaya
Kapolri: Kalau Ada Laporan Saya Tak Perlu Tegur Lagi, Langsung Saya Proses Copot

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak ragu untuk langsung mencopot anggota kepolisian yang melanggar aturan
Jakarta, VokalOnline.Com -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk bekerja optimal demi menjaga marwah Polri. Dia mengaku tak segan mencopot anggota yang melakukan pelanggaran termasuk perwira tinggi atau jenderal.
Ketimbang menegur, Listyo lebih memilih untuk langsung mencopotnya jika sudah ada laporan yang masuk.
"Kalau ada laporan saya tak perlu tegur lagi, langsung saya proses, saya copot, ini berlaku untuk semuanya apakah itu Polki apakah itu Polwan," ujar Listyo dalam akun Instagram resminya, Senin (12/9).
Listyo meminta seluruh anggota Polri berani mengoreksi pimpinan bila terbukti salah dan melakukan pelanggaran. Menurutnya, hal itu penting agar seluruh jajarannya tidak melakukan pelanggaran yang akan mencederai rasa keadilan di masyarakat.
"Ikan busuk tentunya mulai dari kepala, mari kita saling mengingatkan. Atasan mengingatkan anak buah, anak buah juga sama. Menyampaikan bahwa 'komandan sepertinya ini salah', itu sah-sah saja," ujar Listyo.
Listyo menegaskan bahwa tidak ada yang salah apabila seorang anak buah mengingatkan pimpinannya yang salah. Menurutnya, anggota jangan hanya sekadar mengikuti perintah atasan.
"Jangan biasakan bila menerima sesuatu yang tidak pas terus rekan-rekan tidak berani menyampaikan pendapat rekan-rekan," tuturnya.
Listyo menekankan kembali bahwa marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri perlu dijaga. Dan hanya anggota kepolisian lah yang bisa menjaga marwah Polri.
Oleh karena itu, ia tak segan jika harus mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang melanggar aturan. Semuanya demi citra dan marwah Polri di mata masyarakat.
"Ini terus saya ulang-ulang karena saya sayang dengan 430.000 polisi yang telah bekerja dengan baik dan 30.000 PNS yang juga bekerja dengan baik," ujarnya.
"Saya selalu mewanti-wanti hindari pelanggaran-pelanggaran khususnya hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat," imbuhnya.
Berita Terkait :
- Effendi Simbolon Minta Maaf soal Pernyataan TNI Seperti Gerombolan0
- Sebut TNI Gelombolan, Efendi Simbolon Viral Hujatan0
- Investasi Hijau dan Transisi Energi Bukti Komitmen RAPP Wujudkan Net Zero Emission0
- PT Bank Artha Graha Internasional Tbk dan JMSI Tandatangani Nota Kesepahaman 0
- Socrates0
_Black11.png)









