- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Kebakaran Kilang Minyak Balongan,5 Orang Luka Berat dan 23 Luka Ringan

Kebakaran Kilang Minyak Balongan/Antaranews
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Sebanyak lima orang mengalami luka bakar berat dan 23 lainnya mengalami luka ringan akibat kebakaran yang di kilang minyak RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
"Data yang terakhir sudah kita terima ada sebanyak 23 korban luka ringan, lima luka berat," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Erdi Adrimulan Chaniago saat dikonfirmasi, Senin (29/3).
Menurut da, sampai saat ini masih dilakukan upaya pemadaman dan pendingan, baik oleh pihak Pertamina maupun dari pemadam kebakaran.
Erdi menuturkan penyebab kebakaran masih belum diketahui. Kata Erdi, penyelidikan penyebab kebakaran lewat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) baru akan dilakukan setelah api dipastikan padam.
"Saat ini masih proses pendinginan, setelah itu kita lakukan olah TKP, menunggu TKP kondusif," ucap Erdi.
Terpisah, Pelaksana Tugas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Caya menyebut para korban sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Data sementara ada lima orang yang mengalami luka bakar berat," kata dia di Indramayu, Senin (29/3) dikutip dari Antara.
Menurutnya para korban yang mengalami luka-luka tersebut karena rumahnya dekat dengan lokasi kejadian, serta ada juga yang sedang melintas jalan ketika terjadi kebakaran.
"Korbannya beragam ada warga sekitar dan juga pengguna jalan," tuturnya.
Ia menambahkan selain menyebabkan korban luka, ada juga warga sekitar lokasi kebakaran yang mengungsi ke tempat lebih aman.
"200 orang di GOR milik Pertamina dan 300 lainnya di Pendopo Indramayu," katanya.
Kebakaran kilang minyak sendiri terjadi pada Senin (29/3) dini hari sekitar jam 01.00 WIB,kebakaran yang menimbulkan ledakan itu terdengar hingga lima kilometer lebih.
Menurut Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya hujan deras disertai petir terjadi saat kebakaran yang diperkirakan dimulai pada pukul 00.45 itu.
"Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir," kata dia, dalam keterangan tertulis, Senin (29/3).
Untuk memadamkan si jago merah, sebanyak 12 unit mobil pemadam dari berbagai instansi pun dikerahkan ke lokasi.
(dis/Antara/arh)
Berita Terkait :
- Terusan Suez Macet Karena Kapal Kargo0
- 114 Pedemo Myanmar Dibunuh0
- Tarawih di Rumah Dan Tidak Dianjurkan Untuk Bukber0
- Api Masih Berkobar di Kilang Pertamina0
- Fakta Pelaku Bom Katedral0
_Black11.png)









