- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Fakta Pelaku Bom Katedral

bom-katedral-makassar/kompas
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah () meledak dengan kekuatan besar di depan gereja Katedral, , Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3) pagi.Mereka terdiri dari satu orang laki-laki dan satu perempuan. Selain itu, seorang satpam gereja turut menjadi korban dan mengalami luka-luka akibat mengadang pelaku memasuki area gereja."Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) tadi malam.Peristiwa itu pun mengakibatkan 20 orang mengalami luka-luka, terdiri dari masyarakat dan petugas keamanan gereja. Diketahui, ledakan terjadi sekitar pukul 10.20 WITA, atau pasca-misa kedua berlangsung. Sebagian umat yang mengikuti ibadah sudah pulang ke rumah masing-masing.Sesaat setelah insiden, polisi turun untuk berjaga dan menyisir sejumlah titik di lokasi kejadian. Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) juga diterjunkan untuk memeriksa pelbagai temuan di lokasi kejadian.Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono membeberkan bahwa pelaku meledakkan diri sembari mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DD 5984 MD. Keduanya ingin memasuki area gereja ketika melihat banyak umat yang telah selesai beribadah keluar.
Berita Terkait :
- Dua Kapal Malaysia Kepergok Menangkap Ikan di Perairan Rokan Hilir0
- Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 20210
- Satu Keluarga Lakukan Penjambretan Lansia di Jakarta Barat0
- Syarwan Hamid Meninggal Dunia, Gubernur Riau Berduka0
- Produk Nike Akan Sulit Ditemukan di Toko Sepatu0
_Black11.png)









