- Aksi Panen Ilegal Nasrun Sitepu dan Kani di Kebun Agrinas Berlanjut, Perusahaan Kembali Tempuh Jalur
- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
- Polri Dukung Program Desa Bebas Api, Wakapolres Meranti Hadiri Penandatanganan MoU
- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
Kepala Bidang SMA Provinsi Riau Nasrol Akmal : SPMB 2025 Akan Lebih Baik Dari Tahun Sebelumnya

PEKANBARU, VokalOnline.Com - MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA dan SMK Negeri serta Operator sekolah se Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMAN 8 Pekanbaru, Senin ( 2/6/2025)
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada kepala sekolah dan operator Dinas Pendidikan terkait aturan, tata cara, dan mekanisme SPMB yang baru.
Diharapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, untuk itu kita berupaya melakukan perbaikan dari berbagai kendala pada SPMB di tahun ini.,”kata Kepala Bidang SMA Provinsi Riau Nasrol Akmal M.Ed saat ditemuai sejumlah awak media usai acara.
Nasrol menyebut permasalahan yang kerap muncul dalam seleksi penerimaan siswa baru (SPMB) SMA dan SMK negeri, adalah daya tampung sekolah yang terbatas dibandingkan dengan jumlah peminat yang tinggi.
Setiap tahun, jumlah siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMA dan SMK negeri sangat besar, terutama di terutama di kota Pekanbaru.
Untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, terutama melalui jalur afirmasi Pemerintah Provinsi Riau program kelas gratis.
Ini dilakukan untuk memastikan semua anak di Riau mendapatkan kesempatan untuk bersekolah, termasuk mereka yang tidak bisa masuk sekolah negeri.,”ungkap Nasrol.
Sementara itu ditempat yang sama Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA dan SMK Negeri Kota Pekanbaru, Benny Rio Denaldy, S.Si, M.Si menjelaskan kegiatan sosialisasi SPMB ini dilaksanakan sesuai arahan Dinas Pendidikkan Riau ,diharapkan Kepala Sekolah dan Opreator Dinas bisa bersinergi didalam pelaksanaan SPMB tahun 2025 ini.
Kegiatan ini dilakukan untuk penguatan terhadap juknis SPMB sehingga kita dalam mengimplementasikan dilapangan tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan SPMB tersebut.
Kita berharap sosialisasi ini berjalan dengan lancar sesuai dengan aturan yang ada,”harap Benny***Vol(Mp)
Berita Terkait :
_Black11.png)









