- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
Kepala Museum Pusat TNI AU Ajak Generasi Muda Kunjungi Museum

Yogyakarta, VokalOnline.Com - Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Kolonel Sus Yuto Nugroho mengajak generasi muda mengunjungi museum di Kompleks Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta tersebut.
"Sebuah bangsa yang besar dapat dilihat dari seberapa masyarakatnya menghargai sejarah bangsanya," kata Kolonel Sus Yuto Nugroho saat mengisi acara Talkshow "Sapa Jogja" di Yogyakarta, dikutip dari keterangan tertulis Humas Lanud Adisutjipto, Rabu.
Oleh karena itu, ia mengajak generasi muda untuk mengunjungi museum yang menyimpan beragam koleksi cerita-cerita sejarah yang membanggakan tersebut sehingga bisa menjadi sarana untuk mentransfer semangat perjuangan.
Menurut dia, berbagai peristiwa yang terjadi sebelum dan sesudah kemerdekaan sejatinya menyimpan banyak pelajaran. Sayangnya masih banyak generasi sekarang yang tidak mengerti dan paham sejarah bangsa.
"Generasi penerus harus mengerti dan memahami sejarah perjuangan bangsanya. Bung Karno selalu berpesan, jangan sesekali melupakan sejarah," katanya.
Salah satu koleksi milik museum kebanggaan Keluarga Besar TNI AU yang kini dipamerkan di lobi Stasiun TVRI Yogyakarta mulai 15 Juli-9 Agustus 2022 adalah jaket milik Adulgani Handonotjokro, salah satu penumpang yang selamat saat Pesawat VT-CLA ditembak jatuh oleh Pesawat Kitty Hawk Belanda pada tanggal 29 Juli 1947.
Menurut dia, dalam peristiwa penembakan Pesawat Dakota VT-CLA telah gugur para pendahulu Angkatan Udara, yaitu Komodor Muda Udara Adisutjipto, Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh, dan Opsir Muda Udara Adisumarmo.
"Peristiwa penembakan Pesawat Dakota VT-CLA diperingati Angkatan Udara sebagai Hari Bakti yang tahun ini merupakan peringatan ke-75," katanya.
Dia mengatakan tempat jatuhnya Pesawat Dakota VT-CLA,pada tahun 2000 diresmikan menjadi Monumen Perjuangan TNI AU.
"Bersamaan dengan peresmian nama monumen, dipindahkan kerangka jenazah Komodor Muda Udara Adisutjipto dan Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh. Masing-masing beserta istri dari TPU Kuncen Yogyakarta ke Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto, tempat jatuhnya Pesawat VT-CLA," katanya. **Fira
Berita Terkait :
- Bea Cukai Menggagalkan Penyelundupan 800 Kg Sabu-Sabu Sepanjang 20220
- Semen Padang FC Gagal Jajal Stadion Haji Agus Salim Pascaperbaikan0
- Eros Tjokro Rilis Single Anyar Jumat Ini0
- Kahitna Gelar Konser Pekan Depan, Dua Pertunjukan Beda Tema0
- Fujufilm Luncurkan Instax Mini Link 20
_Black11.png)









