- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
Kepala Museum Pusat TNI AU Ajak Generasi Muda Kunjungi Museum

Yogyakarta, VokalOnline.Com - Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Kolonel Sus Yuto Nugroho mengajak generasi muda mengunjungi museum di Kompleks Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta tersebut.
"Sebuah bangsa yang besar dapat dilihat dari seberapa masyarakatnya menghargai sejarah bangsanya," kata Kolonel Sus Yuto Nugroho saat mengisi acara Talkshow "Sapa Jogja" di Yogyakarta, dikutip dari keterangan tertulis Humas Lanud Adisutjipto, Rabu.
Oleh karena itu, ia mengajak generasi muda untuk mengunjungi museum yang menyimpan beragam koleksi cerita-cerita sejarah yang membanggakan tersebut sehingga bisa menjadi sarana untuk mentransfer semangat perjuangan.
Menurut dia, berbagai peristiwa yang terjadi sebelum dan sesudah kemerdekaan sejatinya menyimpan banyak pelajaran. Sayangnya masih banyak generasi sekarang yang tidak mengerti dan paham sejarah bangsa.
"Generasi penerus harus mengerti dan memahami sejarah perjuangan bangsanya. Bung Karno selalu berpesan, jangan sesekali melupakan sejarah," katanya.
Salah satu koleksi milik museum kebanggaan Keluarga Besar TNI AU yang kini dipamerkan di lobi Stasiun TVRI Yogyakarta mulai 15 Juli-9 Agustus 2022 adalah jaket milik Adulgani Handonotjokro, salah satu penumpang yang selamat saat Pesawat VT-CLA ditembak jatuh oleh Pesawat Kitty Hawk Belanda pada tanggal 29 Juli 1947.
Menurut dia, dalam peristiwa penembakan Pesawat Dakota VT-CLA telah gugur para pendahulu Angkatan Udara, yaitu Komodor Muda Udara Adisutjipto, Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh, dan Opsir Muda Udara Adisumarmo.
"Peristiwa penembakan Pesawat Dakota VT-CLA diperingati Angkatan Udara sebagai Hari Bakti yang tahun ini merupakan peringatan ke-75," katanya.
Dia mengatakan tempat jatuhnya Pesawat Dakota VT-CLA,pada tahun 2000 diresmikan menjadi Monumen Perjuangan TNI AU.
"Bersamaan dengan peresmian nama monumen, dipindahkan kerangka jenazah Komodor Muda Udara Adisutjipto dan Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh. Masing-masing beserta istri dari TPU Kuncen Yogyakarta ke Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto, tempat jatuhnya Pesawat VT-CLA," katanya. **Fira
Berita Terkait :
- Bea Cukai Menggagalkan Penyelundupan 800 Kg Sabu-Sabu Sepanjang 20220
- Semen Padang FC Gagal Jajal Stadion Haji Agus Salim Pascaperbaikan0
- Eros Tjokro Rilis Single Anyar Jumat Ini0
- Kahitna Gelar Konser Pekan Depan, Dua Pertunjukan Beda Tema0
- Fujufilm Luncurkan Instax Mini Link 20
_Black11.png)









