- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
Keren dan Berbudaya, Peringatan HUT RI ke-80 di Istana Negara Dihiasi Budaya dan Tradisi Melayu Riau

Jakarta, VokalOnline.Com - 17 Agustus 2025 Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 menjadi moment berharga bagi masyarakat Riau, Pasca upacara Istana Negara mempersembahkan berbagai hiburan yang memperkuat semangat menjaga budaya dan tradisi.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo, terlihat mengenakan tanjak Melayu Riau yang sangat elegan. Tanjak ini merupakan salah satu simbol budaya Melayu yang kaya akan sejarah dan makna.
Tanjak Melayu Riau memiliki sejarah yang panjang dan makna yang kaya. Menurut sejarah, tanjak Melayu Riau berasal dari zaman Kerajaan Melayu Siak Sri Indrapura dan telah menjadi simbol status dan martabat dalam masyarakat Melayu Riau.
Dewi Sari Aktivis muda Riau menyampaikan “ Terimakasih bapak presiden, Satu kebanggaan bagi kami masyarakat Riau Upacara penurunan bendera merah putih pertama kali masa kepemimpinan bapak mengenakan tanjak melayu Siak-Riau”
Selain itu, Lagu Lancang Kucing turut dipersembahakan, Lagu lancang kuning merupakan salah satu lagu tradisional Melayu Riau yang memiliki makna tentang keberanian dan kesabaran dalam menghadapi kesulitan. Lagu lancang kuning juga merupakan simbol kebanggaan masyarakat Melayu Riau terhadap budaya dan tradisi masyarakat Riau.
pasca acara sakral pengibaran merah putih, Tarian Pacu Jalur Kuantan Singingi yang saat ini viral dikanca nasional bahkan internasional dipersembahkan dengan sangat memukau dalam rangkaian upacara.
Dewi Sari Yang Juga Kelahiran Siak menyampaikan "Tarian pacu jalur bukan hanya tarian biasa, ini adalah tradisi, warisan, identitas kebanggaan masyarakat Riau"
Melestarikan dan mempromosikan budaya Melayu Riau melalui Peringatan HUT RI ke-80 ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.
"Dalam fenomena krisis identitas tentunya moment bersejarah ini dapat memantik semangat anak muda Riau untuk terus menjaga Marwah dan merawat tradisi juga budaya Melayu Riau. ," lanjut Dewi Sari Wakil Bendahara Umum KOPRI PB PMII.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









