- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
Ketua JMSI Riau Kecam Pelemparan Batu Mobil Sekretaris JMSI Inhu, Polisi Harus Ungkap

Ketua JMSI Riau, H.Dheni Kurnia
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Riau H Dheni Kurnia mengecam perbuatan orang yang melempar kaca mobil agusyandra, Sekretaris JMSI Inhu Minggu (5/11/2023) malam sekitar pukul 22.18 WIB ketika melintasi jalan Rengat-Pematang Reba Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat.
"Ini tidak boleh dibiarkan, kita meminta pihak kepolisian mengungkap siapa pelaku yang telah melempar batu yang menyebabkan Agusyandra terluka. Saya juga meminta, JMSI Inhu berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengungkap perkara ini," kata H Dheni Kurnia di Pekanbaru, Senin (6/11/2023).
Kasus pelemparan batu seukuran kepalan tangan orang dewasa ini terjadi saat itu mobil Agusyandra dari arah rengat tujuan Pematang Reba berselisih dengan mobil cold disel persis didepan kantor DPC PDI-Perjuangan Inhu.
“Kalau dari keterangan korban, sepertinya batu yang masuk kedalam mobil korban ketika melintas depan kantor PDI-Perjuangan itu, sengaja dilempar,” ujar penasehat JMSI Inhu Kasmedi berbincang dengan wartawan saat menjenguk korban di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Indrasari.
Sebelum kejadian korban, ada juga informasi dari sejumlah sumber menyebutkan, tentang peristiwa yang dicurigai begal akan beraksi di jalan Rengat-Pamatangreba. “Rawan memang kalau mamal jalan Rengat -pematang Reba, mungkin butuh penerangan,” ujar Kasmedi.
Menurut keterangan dokter yang melakukan penanganan pertama terhadap korban di UGD RS Indrasari Rengat, luka sobek pada bagian pelipis korban mengenai tulang dan sobek pada bagian kulit sekitar 8 cm. “Saat ini sedang dirawat, besok pasien akan menjalani operasi jahit oleh dokter spesialis bedah,” ujar dr Titin. **
Berita Terkait :
- Disprindag Meranti Terus Pantau Kebutuhan Pokok Aman, Cabe Rawit di Meranti Naik Hingga 15 Ribu 0
- Polres Meranti Bantu Warga Kurang Mampu Ikut Operasi Bibir Sumbing di RS Ibnu Sina pada Bakes Alumni0
- Mobil Sekretaris JMSI Inhu Dilempar Batu, Korban Luka Subek 8 Cm di Pelipis 0
- Plt Bupati Asmar Buka Panen Hadiah Simpedes BRI Selatpanjang0
- Minggu Kasih, Personel Polres Meranti Sampaikan Sejumlah Hal Penting kepada Buruh Harian Lepas0
_Black11.png)









