- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Kominfo Dorong Humas Harus Pahami Pentingnya Keamanan Media Sosial

Jakarta, VokalOnline.Com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong agar para pejabat hubungan masyarakat (humas) bisa memahami pentingnya keamanan media sosial mengingat media sosial merupakan kanal efektif untuk mengelola partisipasi publik.
Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong menyebutkan dengan memahami pentingnya keamanan media sosial maka pengelolaan akun media sosial sebuah instansi atau lembaga dapat berjalan dengan lebih baik lagi seperti dikutip dari siaran persnya, Rabu.
“Di balik kebutuhan internet yang semakin meningkat, ada bahaya akan keamanan data pribadi. Sama halnya dengan akun media sosial personal, akun instansi pemerintah juga menjadi sasaran peretasan oknum tidak bertanggung jawab dengan berbagai tujuan dan alasan,” ujar Usman dalam membuka acara "Strategi Keamanan Akun Media Sosial Resmi Kementerian/Lembaga".
Kejadian peretasan akun media sosial akan dapat berdampak buruk pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Terkadang pelaku peretasan akun media sosial tidak memiliki tujuan jelas dan hanya unjuk kebolehan belaka.
“Dalam berbagai kasus, penyerangnya anak-anak muda, yang kadang melakukannya tanpa maksud yang jelas, hanya untuk mencoba kebolehan saja,” ujarnya.
Oleh karena itu, Dirjen Usman Kansong mengimbau agar pengelola akun media sosial memahami cara-cara pengamanan akun. Dengan demikian ketahanan dan ketangguhan sebuah media sosial milik instansi atau lembaga pemerintah dapat lebih maksimal.
Meski faktor kenyamanan menjadi berkurang karena harus memahami keamanan, namun diharapkan hal itu bisa mendorong para humas untuk saling bersinergi melakukan transfer ilmu untuk saling memperkuat keamanan di ruang digital.
Usman kemudian menekankan arti penting sinergitas antarseluruh humas pemerintah juga harus dilakukan untuk mempercepat diseminasi informasi melalui kanal informasi instansi pemerintah.
“Saya mengimbau bapak dan ibu sekalian untuk secara luas dan masif mendiseminasikan informasi yang didapat dari forum ini, baik melalui situs maupun media sosial yang dimiliki masing-masing kementerian/lembaga dengan cara dan kemasan yang santai dan menarik,” tutupnya. **Fira
Berita Terkait :
- Bahlil: Banyak Pencak Silat Kala RI Mau Jadi Produsen Baterai listrik0
- Siap-Siap! Pengumuman Hasil TKD BUMN 9-10 Juni 20220
- Tiket Borobudur Rp 750 Ribu, PKB: Banyak Umat Buddha Dari Desa dan Tidak Mampu0
- Unilak Jadi Pendamping 11 SMK Pusat Keunggulan Kemendikbudristek0
- BBKSDA Buka Suara Soal Viralnya Seorang Pria Ditarik Orangutan Di Kasang Kulim Zoo0
_Black11.png)








