- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
KPK Berkantor di Meranti Geledah Ruangan Bupati dan Rumah Dinas Kepala BPKAD

Meranti, VokalOnline.Com - Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau untuk melakukan penggeledahan pasca penetapan Muhammad Adil sebagai tersangka.
Dari informasi di Lapangan oleh Media ini Senin (10/4/2023), penggeledahan mulai dilaksanakan sekira pukul 09.30 WIB, mereka dibagi dua tim secara terpisah. Satu tim menuju Sekretariat Daerah. Sementara satu tim lainnya menuju ke Rumah Dinas Kepala BPKAD Fitria Nengsih yang saat ini juga berstatus tersangka oleh KPK.
Untuk di Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti, ruangan pertama yang dikunjungi penyidik adalah ruangan Bupati Non Aktif Muhammad Adil yamg berada di lantai dua. Mereka membuka penyegelan untuk melakukan penggeledahan.
Kemudian, situasi sama juga berlangsung di Rumah Dinas Kepala BPKAD Fitria Nengsih yang tak jauh dari lokasi pertama dan rumah dinas Bupati Adil, Jalan Dorak, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti.
Dalam operasi lanjutan tersebut, Tim Satgas KPK juga memanggil sejumlah saksi untuk ikut serta mendampingi penggeledahan yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Untuk memperlancar proses penggeledahan, pihaknya telah memerintahkan jajaran Satpol PP untuk melakukan pendampingan pengamanan.
"Iya benar. Dimulai tadi pembukaan penyegelan dan penggeledahan. Namun untuk saat ini baru dua ruangan. Dan mungkin bakal berlanjut ke ruangan lainnya," pungkasnya.(Bom).
Berita Terkait :
- H. Asmar Safari Ramadan Bersama Kepala Desa se-Meranti, : ADD dan Insentif PNS Dibayar 3 Bulan0
- Plt Bupati Bersama Kepala Desa Silahturahmi Ramadhan Ke 200
- Judi Marak di Meranti Terkesan Terjun Bebas Di Pasaran0
- Antisipasi Barang Beredar Kadarluasa di Meranti Semua Pihak Saling Awasi0
- DPRD Kepulauan Meranti Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 20220
_Black11.png)









