- Menanam Bersama Untuk Indonesia Kuat: Aipda Andromik, Jagung Ini Adalah Harapan Desa Teluk Sungka
- Kapolsek GAS Turun Langsung Tinjau Persiapan Lahan untuk Ketahanan Pangan
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Melaksankan Kegiatan CKG
- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerima audiensi BEM Universitas Riau
- Aula Desa Harapan Makmur Jadi Tempat Edukasi: Kapolsek GAS Sosialisaskkan Ketahanan Pangan
- Rafeed Huzaifah Sumbang Perunggu, FORKI Riau Tutup Kejurnas Bandung dengan 1 Medali
- Ratusan Warga Terdampak Penutupan Panglong Arang di Meranti Terima Bantuan Pemkab
- Ketua MUI Meranti Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif
- Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Polri Aktif Tinjau Program P2B di Desa Alang Kepayang
- Pramuka Bengkalis Masa Bakti 2025–2030 Resmi dikukuhkan Bupati Bengkalis
KPU Tanggapi Megawati soal Indikasi Kecurangan Pemilu 2024

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari memijat keningnya seusai menerima berkas pengajuan bakal calon legislatif (bacaleg) Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (14/5/2023). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, VokalOnline.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebut kecurangan di Pemilu 2024 mulai terjadi.
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan setiap indikasi kecurangan pemilu bakal ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.
Dia juga mengatakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah disiapkan untuk menerima laporan adanya indikasi kecurangan di pemilu.
"Soal sekiranya ada indikasi pelanggaran, saya kira secara mekanisme dan kelembagaan sudah diatur di UU Pemilu,"kata Hasyim dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Jakarta, (13/11).
"Disiapkan lembaga Bawaslu apabila kemudian ada pihak-pihak yang menengarai ada indikasi dugaan pelanggaran pemilu. Laporannya dan segala macam, mekanismenya diatur dan yang menangani adalah teman-teman di Bawaslu," imbuhnya.
Lebih lanjut, Hasyim mengaku siap jika pihaknya dilaporkan ke DKPP atau Bawaslu terkait indikasi kecurangan pemilu itu.
Hasyim pun menyebut akan mempersiapkan tiap jawaban hingga argumen untuk memberi penjelasan atas laporan indikasi kecurangan itu.
Ia pun mengaku siap mengikuti persidangan yang akan dilaksanakan lembaga-lembaga terkait untuk memberikan kejelasan atas indikasi kecurangan itu.
"Tentu saja sekiranya kalau ada, tentu akan kami pelajari detail-detailnya, dan kami akan menyiapkan jawaban-jawaban, argumentasi, dan mengikuti persidangan yang akan digelar lembaga tersebut," jelas Hasyim.
Sebelumnya, Megawati sempat menyebut bahwa kecurangan di Pemilu 2024 sudah mulai akan terjadi.
Hal itu ia sampaikan dalam pidato politiknya merespons situasi politik terkini dan putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).
"Rakyat jangan diintimidasi seperti dulu lagi. Jangan biarkan kecurangan Pemilu yang akhir ini terlihat sudah mulai akan terjadi lagi," kata Mega.(fit)**
Berita Terkait :
- Kaesang Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran di Pilpres 20240
- Pengumuman Susunan Timnas Anies-Muhaimin Sore Ini Ditunda0
- Erdogan di OKI: Perlu Gencatan Senjata Permanen, Bukan Cuma Jeda0
- Satu Keluarga WNI dari Gaza Selatan Palestina Berhasil Dievakuasi0
- Seberapa Panjang Jaringan Terowongan Metro Gaza Buatan Hamas?0
_Black11.png)









