- Sambang Aiptu Agus ke Sudirman, Polri dan Warga Pengalihan Merajut Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas dan Warga Sungai Lokan Pacu Ketahanan Pangan Lewat Lahan Rumah
- Polsek Enok Gerakkan Pekarangan Produktif, IPTU Parsaulian: Langkah Kecil Dukung Asta Cita
- Terima Pengurus JMSI, UAS: Mudah-mudahan Bermanfaat untuk Umat dan Bangsa
- Jelang MTQ Riau dan Pacu Jalur, Bupati Kuansing Siagakan 481 Personel Gabungan
- Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Yaramis, MM
- Pawai Perahu Bagandung Ikut Semarakkan Pelaksanaan Pembukaan MTQ Provinsi Riau ke 44
- Kabupaten/Kota Mulai Bangun Stand di Lokasi Astaqa MTQ Riau
- Sambut MTQ Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Gelar Gotong Royong Serentak
- Polres Kuansing Gelar Rakor, Matangkan Persiapan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau
LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Kepulauan Meranti, VokalOnline.Com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPHLAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., menyampaikan dukungan penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap stabilitas keamanan nasional serta penguatan institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya bagi masyarakat.
"Posisi Polri di bawah Presiden merupakan amanah konstitusi yang telah diatur secara jelas dalam sistem ketatanegaraan Indonesia," kata Datuk Seri Afrizal Cik.
Beliau menegaskan bahwa pengaturan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan untuk memastikan Polri dapat bekerja secara profesional, independen, dan tidak terpengaruh oleh kepentingan kelompok tertentu.
Dengan demikian, Polri diharapkan tetap fokus menjalankan fungsi utamanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Datuk Seri Afrizal Cik juga menilai bahwa penempatan Polri di bawah Presiden merupakan posisi yang sangat strategis dan telah terbukti seberapa besar efektif, efisien dan berbagai kelebihan kebaikan lainnya dalam menjaga stabiitas keamanan di masyarakat.
"Stabilitas keamanan merupakan pondasi penting bagi pembangunan nasional dan kehidupan sosial yang harmonis. Karena ini sudah terbukti baik, sebaiknya jangan diubah-ubah lagi,." tambah Datuk Seri Afrizal Cik.
Selanjutnya Datuk Seri Afrizal Cik juga mengatakan bahwa, pihaknya percaya bahwa dengan posisi ini, Polri dapat lebih fokus dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Datuk Seri Afrizal Cik juga berharap agar Polri terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya.
Pada kesempatan ini juga, Datuk Seri Afrizal Cik, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Polri yang terus bergerak mengedepankan kepentingan rakyat dan negara, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan supremasi hukum.
"Dukungan terhadap Polri bukan hanya bentuk kepercayaan terhadap institusi negara, tetapi juga wujud tanggung jawab moral bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Datuk Seri Afrizal Cik.
Budayawan Melayu itu berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya Indonesia yang aman, damai, dan bermartabat.(Bom)
Berita Terkait :
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
_Black11.png)









