- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
- 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
LAMR Menyertai Aghi Ayo Onam Bangkinang

Datuk Seri Dr KH Alwi Arifin, Lc MA dan rombongan LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil bergerak ke Desa Muara Uwai, Bangkinang Seberang, disambut sejumlah masyarakat antara lain keturunan Syekh Abdul Salam, Hisbun Naza saat melakukan ziarah kuburr.
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kampar dan LAMR Provinsi Riau menyertai Aghi Ayo Onam (Hari Raya Enam) Bangkinang, Kabupaten Kampar, Senin (09/05). Dari rumah Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kampar, Datuk Seri Dr. K.H. Alwi Arifin, Lc, M.A., rombongan LAMR bergerak ke Desa Muara Uwai, Bangkinang Seberang, disambut sejumlah masyarakat antara lain keturunan Syekh Abdul Salam, Hisbun Nazar.
Hadir juga dalam kesempatan ini adalah Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Yoserizal Zen, M.Sn. Sedangkan dari LAMR Riau terlihat Ketum DPH Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Timbalan Ketum Datuk Dr Firdaus, Timbalan Ketum Datuk Tarlaili, Sekretaris Umum (Sekum) Datuk Jonaidi Dassa, Bendahara Umum (Bendum) Anton Surya Atmaja, beserta dua sekretaris yakni Datuk Firman Edi dan Datuk Fadli. Dari LAMR Kampar, selain Ketum DPH Datuk Seri Alwi Arifin, juga tampak Ketum MKA Datuk Seri Raylus Nurdin, Sekum DPH Datuk Fakhrul Kamal, dan Rajo Dubalai Pucuk Andiko 44 Datuk Abdul Malik.
Sesampai di Desa Muara Uwai, Bangkinang Seberang, rombongan lansung berziarah ke pemakaman Darul Nahdah. Di kompleks ini mereka menuju makam Syekh Abdul Salam, seorang ulama ternama dari Kampar yang mengembangkan tarekat Naksabandiyah di kawasan ini. Hidup lebih dari 90 tahun, almarhum wafat pada tahun 1977. Di sini, rombongan mendoakan ahli kubur, umumnya umat muslim, dipimpin Datuk Seri Alwi Arifin.
Dipandu salah seorang cucu Syekh Abdul Salam, Hisbun Nazar, rombongan juga berkunjung ke Surau Ubudiyah, pusat suluk yang dikembangkan Syekh Abdul Salam. “Sampai sekarang, surau ini masih berfungsi seperti dulu, pengajian dan suluk, alhamdulillah berjalan lancar,” ujar Husbun Nazar seraya menambahkan, jemaah datang dari berbagai tempat termasuk dari luar Kampar.
Kadis Kebudayaan Riau, Yoserizal Zen mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi terpiliharanya makam dan surau Syekh Abdul Salam. Keberadaannya dapat membuktikan bagaimana suatu usaha membangun bangsa telah dilakukan sejak lama dari kawasan ini yang sampai sekarang dapat dirasakan. Semangatnya membangun umat, pasti memberi inspirasi bagi generasi kini dan mendatang.
Diberi kesempatan berbicara, Ketum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, mengucapkan terima kasih kepada ahli waris Syekh Abdul Salam yang telah memelihara peninggalan ulama tersebut. Kiprahnya sangat penting dalam pengembangan Islam, termasuk dikaitkan dengan keberadaan Melayu yang nilai dasanya adalah Islam.
Ketum DPH LAMR Kampar, Datuk Seri Alwi Arifin berharap, agar kunjungan yang dilakukan LAMR dapat membuahkan sesuatu bagi pengembangan adat Melayu yang bersandikan syarak, sedangkan syarak bersandikan kitabullah. Kunjungan pertama tersebut diharapkan merupakan langkah awal bagi suatu kegiatan khususnya yang berhubungan dengan peninggalan Syekh Abdul Salam.
Aghi Ayo Onam, sebuah kegiatan yang mentradisi di Seberang Bangkinang, pada hari ke tujuh Syawal. Pada waktu ini, mereka sudah selesai melaksanakan puasa sunnah enam hari bulan Syawal. Di antara kegiatannya, bakda Subuh, mereka menziarahi makam, kemudian saling kunjung. **Vol-1
Berita Terkait :
- Ketua DPRD Santun Anak Yatim dan Piatu Dusun I dan IV Pulau Tinggi 0
- Festival Budaya di Kuantan Mudik Aman dan Terkendali0
- Pemkab Kuansing Gelar Festival Perahu Bagandung 0
- Membumikan Budaya Antikorupsi Melalui Pendidikan0
- Festival Tradisi Manjopuik Limau di Kuansing Dijadwalkan Sabtu 7 Mei 20220
_Black11.png)









