- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
- Panaskan Mesin Partai, Ratusan Kader PAN Inhil Berkumpul, Satu Barisan untuk Kemajuan Daerah
- Kabar Baik Dunia Pendidikan, 95 Sekolah di Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026
- BRK Syariah Permudah Layanan Pensiun ASN di Meranti, Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
- Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
- Polres Meranti Bongkar Dua Kasus Peredaran Sabu dalam Sehari, Empat Diduga Pengedar Diamankan
- Kolaborasi Generasi Hijau, Polsek Enok dan Warga Jaga Pesisir Lewat Mangrove
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polsek Keritang Bersama Forkopimcam Tanam Mangrove di Kotabaru Rete
LG Electronics Masuki Bisnis Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Jakarta, VokalOnline.Com - LG Electronics Co. telah mengakuisisi produsen pengisi daya kendaraan listrik di Korea Selatan untuk masuk ke bisnis solusi pengisian daya kendaraan listrik di tengah dorongan elektrifikasi global.
LG Electronics mengakuisisi 60 persen saham AppleMango Co dengan nilai tidak disebutkan secara spesifik, sedangkan GS Energy Corp. dan GS Neotek masing-masing mengambil alih 34 persen dan 6 persen saham di perusahaan itu untuk mengamankan mesin pertumbuhan baru, kata perusahaan, dikutip Yonhap, Senin.
LG mengatakan pihaknya berencana untuk membangun jalur produksi pengisian daya kendaraan listrik di LG Digital Park di Pyeongtaek, sekitar 60 kilometer selatan Seoul, dalam tahun ini.
Dengan akuisisi tersebut, LG bertujuan untuk memperkuat portofolio bisnisnya bersama dengan bisnis elektronik otomotif yang ada di era kendaraan listrik, kata pernyataan itu.
AppleMango, didirikan pada tahun 2019, memiliki teknologi canggih dalam pembuatan pengisi daya yang lambat dan cepat, baik untuk penggunaan rumah tangga maupun komersial.
Pasar solusi pengisian daya kendaraan listrik dunia diperkirakan akan tumbuh menjadi 410 triliun won (316 miliar dollar AS) pada 2030 karena pembuat mobil dengan cepat mengadopsi kendaraan bertenaga baterai dalam jajaran produk mereka di tengah peraturan emisi yang lebih ketat. **Fira
Berita Terkait :
- Kemarin, Transaksi Digital Naik Hingga Penundaan Pajak Karbon0
- Twitter Uji Coba Fitur Notes, Bisa Cuit Lebih Dari 280 Karakter0
- Raksasa Teknologi Bentuk Forum Metaverse0
- Instagram Perpanjang Durasi Reels0
- 25 Agustus 2022, Ini Enam Daerah Di Sumut Akan Berhentikan Siaran TV Analog0
_Black11.png)









