- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
Mahfud: Tax Amnesty Pemerintah Tidak Jelas

Jakarta, VokalOnline.Com - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menyebut kebijakan tax amnesty atau amnesti pajak yang dilakukan pemerintah selama ini tidak jelas hasilnya.
Pernyataan ini ia sampaikan saat menanyakan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang memiliki misi ekonomi menaikkan rasio pajak sebesar 23 persen.
"Karena kita itu sudah berkali-kali menawarkan tax amnesty juga enggak jelas hasilnya," ucap Mahfud saat debat Pilpres 2024 di JCC, Jumat (22/12).
Mulanya Mahfud menanyakan perbedaan antara rasio pajak dengan penerimaan pajak kepada Gibran. Ia kemudian bertanya dari mana 23 persen yang diungkap Gibran itu berasal.
"23 persen dari apa ini? Kalau Anda bicara bahwa beda antara penerimaan pajak dan ratio atau tax ratio pajak, kan kalau persen kaitannya dengan PDB (produk domestik bruto). Apa 23 persen dari APBN atau apa?" tanya Mahfud.
Menurut dia, insentif pajak yang sudah ditawarkan oleh pemerintah tak laku dan tidak ada yang mau.
"Karena diperas-peras juga jadi alat nego di kantor pajak. Oleh sebab itu ini harus jelas, 23 persen dari apa," lanjutnya.
KPU menggelar debat kedua Pilpres 2024 pada hari ini. Debat ini diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pukul 19.00 WIB dengan melibatkan para calon wakil presiden.
Tema debat cawapres menampilkan beberapa bidang pembahasan, seperti ekonomi hingga infrastruktur.
Ketiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming, dan Mahfud MD akan menunjukkan kemampuan mereka dalam debat tersebut.
Masing-masing debat dibagi menjadi 4 segmen. Setiap calon dapat saling sanggah dalam 4 segmen, yakni pada segmen 2, 3, 4, dan 5.
Pada segmen 1, khusus pemaparan visi dan misi. Sementara pada segmen ke-6 penyampaian pernyataan penutup setiap calon.(fit)**
Berita Terkait :
_Black11.png)









