- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
- Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising
- JMSI Riau dan NasDem Bahas Isu Strategis, Dari Media hingga Persoalan Daerah
- MAN 1 Pekanbaru Kembali Kirim Delegasi ke Olimpiade Sains Internasional
- Hendry Munief: Konektivitas Antar Pulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
- PERTAHANKAN TINGKAT BUNGA PENJAMINAN: MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT
- DPRD Inhu Tolak Ranperda Perubahan APBD 2026 Lewat Voting Terbuka
- Satu Jam Razia Humanis di Lapas Tembilahan, 2 Botol Kaca Hingga Elemen Listrik Disita dan Dibakar
Matahari Ternyata Bisa Tersenyum, Mirip Hantu di Ghostbuster

VokalOnline.Com- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tanpa sengaja menemukan Matahari sedang tersenyum.
Penampakan Matahari yang tengah tersenyum ini diunggah NASA lewat akun Twitternya. Dalam gambar ini Matahari tampak lebih berseri dari biasanya.
Tentu saja, senyum yang menyeringai dari gambar tersebut bukan senyum sebenarnya. NASA menyebut apa yang tampak seperti senyuman tersebut adalah lubang koronal.
Dua mata yang terbentuk dari lubang koronal tampak berkelap-kelip, sementara lubang koronal ketiga mulut yang tengah tersenyum ceria.
"Hari ini, Solar Dynamics Observatory NASA melihat Matahari "tersenyum." Terlihat dalam sinar ultraviolet, tambalan gelap di Matahari ini dikenal sebagai lubang koronal dan merupakan daerah di mana angin Matahari yang cepat menyembur ke luar angkasa," tulis NASA di akun @NASASun pada Kamis (27/10).
Fenomena Matahari tersenyum ini terjadi di tengah aktivitas Matahari yang sedang sangat aktif beberapa waktu belakangan.
Dilansir dari Science Alert, apa yang sebenarnya terjadi di sini adalah fenomena pareidolia. Fenomena tersebut terjadi kita membayangkan melihat hal-hal seperti wajah dalam sebuah pola acak.
Lebih lanjut, sebuah akun Twitter mengomentari Matahari yang tersenyum dan mengaitkannya dengan tokoh fiktif di film Ghostbusters.
"Apakah itu wajah pria marshmallow Stay Puff dari Ghostbusters?" tulisnya.
Di sisi lain mengutip Space Weather Live, lubang koronal tidak berarti Matahari benar-benar memiliki lubang. Lubang koronal hanya merupakan bagian dari Matahari yang memiliki temperatur lebih rendah dan kurang padat dibandingkan area sekitarnya.
Karena itulah, lubang koronal terlihat memiliki warna hitam. Penampakannya pun mirip lubang lantaran berada di gelombang ultraviolet ekstrem tertentu.**Syafira
Berita Terkait :
- Elon Musk soal Pecat Direksi dan Jadi CEO Twitter Ini Hanya Sementara0
- Banyak Akun Pengguna Kena Suspend, Instagram Minta Maaf0
- Bisakah Kreator Konten Twitter Dapat Duit bak YouTuber?0
- Terlalu Banyak Varian Produk, Apple Kehilangan Jati Diri?0
- Menteri Timor Leste Minta Telkom Bantu Akses Komunikasi di Pedesaan0
_Black11.png)








