- Performa Vivo Y22 untuk Pemakaian Kasual, Masih Layak Digunakan?
- Bhabinkamtibmas Petalongan Sambangi Lahan Cabai, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan
- Kambing Sehat, Anak Kuat, Negeri Mandiri: Polsek Keritang Kawal Ketahanan Pangan dari Desa
- Polsek Keritang Pantau Progres Perawatan Jagung Program Asta Cita Dukung Ketahanan Pangan
- Perkuat Edukasi dan Literasi Keuangan di Riau, LPS I Gelar Silaturahmi Perdana dengan Jurnalis Riau
- Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Mahasiswa Resmi Laporkan PT EPE ke Kejati Riau
- Kepala Kantor Perwakilan LPS 1 Silaturahmi Awak Media di Wilayah Riau
- Cabe, Jahe Merah, Sayur Tumbuh Subur: Bukti Nyata Sinergi Polsek - Warga Enok
- Polsek Keritang Pantau Progres Perawatan Jagung Program Asta Cita di Desa Lintas Utara
- Bhabinkamtibmas Sambangi Peternakan Sapi di Desa Pengalihan
Matahari Ternyata Bisa Tersenyum, Mirip Hantu di Ghostbuster

VokalOnline.Com- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tanpa sengaja menemukan Matahari sedang tersenyum.
Penampakan Matahari yang tengah tersenyum ini diunggah NASA lewat akun Twitternya. Dalam gambar ini Matahari tampak lebih berseri dari biasanya.
Tentu saja, senyum yang menyeringai dari gambar tersebut bukan senyum sebenarnya. NASA menyebut apa yang tampak seperti senyuman tersebut adalah lubang koronal.
Dua mata yang terbentuk dari lubang koronal tampak berkelap-kelip, sementara lubang koronal ketiga mulut yang tengah tersenyum ceria.
"Hari ini, Solar Dynamics Observatory NASA melihat Matahari "tersenyum." Terlihat dalam sinar ultraviolet, tambalan gelap di Matahari ini dikenal sebagai lubang koronal dan merupakan daerah di mana angin Matahari yang cepat menyembur ke luar angkasa," tulis NASA di akun @NASASun pada Kamis (27/10).
Fenomena Matahari tersenyum ini terjadi di tengah aktivitas Matahari yang sedang sangat aktif beberapa waktu belakangan.
Dilansir dari Science Alert, apa yang sebenarnya terjadi di sini adalah fenomena pareidolia. Fenomena tersebut terjadi kita membayangkan melihat hal-hal seperti wajah dalam sebuah pola acak.
Lebih lanjut, sebuah akun Twitter mengomentari Matahari yang tersenyum dan mengaitkannya dengan tokoh fiktif di film Ghostbusters.
"Apakah itu wajah pria marshmallow Stay Puff dari Ghostbusters?" tulisnya.
Di sisi lain mengutip Space Weather Live, lubang koronal tidak berarti Matahari benar-benar memiliki lubang. Lubang koronal hanya merupakan bagian dari Matahari yang memiliki temperatur lebih rendah dan kurang padat dibandingkan area sekitarnya.
Karena itulah, lubang koronal terlihat memiliki warna hitam. Penampakannya pun mirip lubang lantaran berada di gelombang ultraviolet ekstrem tertentu.**Syafira
Berita Terkait :
- Elon Musk soal Pecat Direksi dan Jadi CEO Twitter Ini Hanya Sementara0
- Banyak Akun Pengguna Kena Suspend, Instagram Minta Maaf0
- Bisakah Kreator Konten Twitter Dapat Duit bak YouTuber?0
- Terlalu Banyak Varian Produk, Apple Kehilangan Jati Diri?0
- Menteri Timor Leste Minta Telkom Bantu Akses Komunikasi di Pedesaan0
_Black11.png)









