- Agrinas Palma Nusantara Bantu 110 Anak Stunting di Rokan Hulu, Salurkan Susu dan Vitamin
- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
Melihat Bank Darah, Tempat Penyimpanan Darah di UTD RSUD Tengku Rafi\'an Siak
Infotorial Pemkab Siak

Siak, VokalOnline.Com - Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi'an Siak melayani kebutuhan darah rumah sakit. Untuk itu pihak UTD tentu juga harus memastikan stok untuk selalu tersedia.
Saat ini di RSUD Tengku Rafi'an stok darah tersebut disimpan pada "blood bank" atau bank darah yang seperti kulkas berjumlah 4 unit. Pada tempat penyimpanan darah suhu sekitar 2-6 derajat dengan kapasitas satu bank darah sebanyak 86 kantong darah yang satu kantongnya berisi 350 cc.
Direktur RSUD Tengku Rafi'an Siak, dr. H. Benny Chairuddin Sp, An. M. Kes, MARS,, melalui Kepala Ruangan UTD, Kholis didampingi staf, Yuningsih. Setiap bulan lanjutnya rata-rata 200 lebih kantong darah didistribusikan untuk keperluan pasien.
"Kebanyakan untuk orang melahirkan, bedah dan penyakit dalam internis. Untuk stok itu kita peroleh donor dari sukarelawan dari kalangan luar berbagai macam komunitas. Juga dari luar kalau ada yang selenggarakan acara donor darah itu diberikan ke sini," katanya.
Masing-masing bank darah juga berbeda peruntukannya. Ada yang untuk darah karantina untuk uji saring, stok darah, dan
darah pasien. Stok darah terdiri dari PRC atau darah merah saja dan "whole blood" atau darah lengkap.
Untuk keperluan darah prosesnya pertama dokter membuat surat permintaan untuk diantar. Lalu mengambil contoh darah pasien lalu dicek apakah stok ada. Butuh satu jam untuk mencocokan darah donor dengan darah pasien.
"Jika cocok diberikan. Kalau stok tak ada maka donor darah maka langsung dari keluarga atau dicari. Setelah itu juga harus skrining dulu, pencocokan, disimpan di bank darah dan 12 jam baru bisa dipakai setelah donor," ungkapnya.
Untuk menjaga stok darah tersebut, makanya bagi pasien yang memerlukan darah diminta untuk mengganti kembali. Gunanya agar pasien berikutnya mendapatkan darah juga karena darah ini sesuatu yang tidak bisa diproduksi, murni dari tubuh manusia. (inf/sal)
Berita Terkait :
- Resmikan Gedung Puskesmas, Bupati Alfedri : Ini Janji Kami0
- Cegah Klaster Covid-19, Binda Riau Vaksin Warga Binaan Rutan Siak Sri Indrapura0
- Siak Dianugerahi Sebagai Kabupaten Layak Anak 20220
- Restoran Dan Cafe Di Siak Diharapkan Bisa Bayar Pakai QRIS0
- Masyarakat Daur Ulang Sampah0
_Black11.png)








