- Bukan Sekadar Bela Diri, SMP SR 3 Pekanbaru Tanamkan Disiplin dan Sportivitas
- JADWAL BERUBAH! Karate Kid 3 Riau Open 2026 Resmi Digelar 3-4 Oktober di Gelanggang Remaja Pekanbaru
- Bawa 10 Atlet Bertanding, Dojo Pasir Putih Targetkan Juara di Kejuaraan Karate Kid 3 Pekanbaru
- Tambang Batu Bara PT Era Perkasa Mining di Inhu Disorot, Lokasi Aktivitas Diduga Berbeda dengan IUP
- Kebakaran Rumah di Selatpanjang, Begini Penjelasan Polisi
- Hendry Munief Soroti Privatisasi Pesisir dan Abrasi dalam Pembahasan RUU Daerah Kepulauan
- Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah
- Trisakti School of Multimedia Gandeng CIP Pekanbaru,Bahas Digital Marketing hingga Personal Branding
- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
Mengenal Goyang Pargoy, Joget Viral TikTok yang Difatwa Haram

Jakarta, VokalOnline.Com - Joget atau goyang pargoy yang biasanya viral di TikTok kini jadi pembahasan nasional. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember mengeluarkan fatwa haram atas goyangan yang akrab bagi Generasi Z tersebut.
"Hukum Joget 'Pargoy' adalah haram karena mengandung gerakan erotis, mempertontonkan aurat dan menimbulkan syahwat lawan jenis," bunyi fatwa bernomor surat 02/MUI-Jbr/XI/2022 yang dikeluarkan pada Sabtu (19/11) di laman MUI Jember.
Goyang atau joget pargoy sejatinya adalah salah satu jenis goyangan yang viral karena TikTok. Platform media sosial asal China itu memang kerapkali memunculkan tren goyangan yang menggunakan lagu-lagu remix.
Asal muasal goyang pargoy sendiri belum memiliki riwayat yang sahih. Meski begitu, sebagian berpendapat goyangan ini berasal dari kawasan Sumatera.
Ads by
Nama "pargoy" sendiri diduga merupakan kepanjangan dari "partai goyang". Konon, anak-anak muda di kawasan Sumatera disebut akrab dengan jenis goyangan ini.
Goyangan pargoy disebut biasa dilakukan anak-anak muda saat acara-acara musik, seperti hajatan dengan organ tunggal, atau pentas apapun yang menggunakan musik remix ala disjoki.
Goyangannya pun sebenarnya tidak memiliki kaidah khusus. Penari cukup bergerak menikmati dan mengikuti irama musik remix yang dibawakan.
Meski begitu, sejumlah gerakan biasa muncul dalam tren goyang pargoy ini, seperti gerakan tangan gergaji ala Dewi Perssik, goyangan pinggul maju-mundur, hingga goyang ngebor ala Inul Daratista.
Goyang pargoy ini semula hanya beredar dari kampung ke kampung, dari komunitas ke komunitas penikmat pentas musik remix.
Namun yang pasti pada 2021, goyangan pargoy ini semakin meluas berkat keberadaan TikTok. Banyak pengguna TikTok menggunakan goyangan ini sembari diiringi musik remix yang memang bertebaran di platform tersebut.
Bahkan sempat muncul istilah bernama pargoy syndrome. Istilah itu muncul setelah parodi yang dilakukan pengguna TikTok viral di platform tersebut.
Dalam parodi itu, dikisahkan seseorang mengalami pargoy syndrome yang membuat dirinya goyang pargoy tanpa henti, termasuk saat dirinya tidur.
Berkat parodi itu pula, goyangan pargoy makin viral.**Syafira
Berita Terkait :
- Trailer Eksklusif Guardians 3, Gamora Kembali dan Adam Warlock Debut0
- Bakal ke AS, William dan Kate Disebut Tak Berencana Temui Harry-Meghan0
- Nikita Mirzani Tak Kecewa Eksepsi Ditolak JPU0
- Kuasa Hukum Lee Seung-gi Tuding Agensi Bohong Soal Bayaran Musik0
- OneRepublic Tampil di Woke Up Fest 2023, Harga Tiket Mulai Rp700 Ribu0
_Black11.png)









