- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
Pagar Roboh, Kualitas JIS Diminta Untuk Diperiksa Menyeluruh

Penyebabnya perlu diteliti, apakah menyangkut kualitas bangunan
Jakarta, VokalOnline.Com - Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak meminta kualitas sarana dan prasarana di Jakarta International Stadium (JIS) diperiksa menyeluruh menyusul insiden ambruknya pagar pembatas tribun penonton saat baru diresmikan perdana pada Minggu (24/7).
"Rusaknya pagar pembatas penonton saat pertandingan JIS menimbulkan tanda tanya besar. Penyebabnya perlu diteliti, apakah menyangkut kualitas bangunan," kata Gilbert di Jakarta, Senin.
Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta adanya audit atau pemeriksaan menyeluruh sebelum serah terima dari pemborong proyek.
"Sebaiknya jangan terlalu sesumbar mengucapkan mahakarya, karena pagarnya saja roboh dengan sedikit gangguan. Lebih baik periksa total kualitas pengerjaan stadion," ucap Gilbert.
Anggota Komisi B DPRD DKI itu juga mengaitkan robohnya sebagian pagar tribun itu dengan biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan JIS yang mencapai Rp4,5 triliun.
Adapun 80 persen dari dana itu, lanjut dia, dikucurkan Pemerintah Pusat melalui anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
"Biaya yang dikeluarkan untuk JIS sekitar Rp4,5 triliun dengan bantuan pusat sebesar 80 persen karena hampir mangkrak. Tentunya siapa pun tidak ingin kualitas JIS abal-abal, baru sedikit gangguan sudah rusak," ucapnya.
Sebelumnya, pagar pembatas tribun penonton sebelah utara ambruk sebagian, sekitar pukul 17.40 WIB saat pertunjukan musik atau sesaat sebelum laga persahabatan Persija melawan Chonburi dari Thailand dimulai.
Tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden saat peresmian perdana JIS itu dan pertandingan persahabatan antarklub itu kemudian tetap berlanjut.
Sementara itu, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan insiden itu terjadi karena tingginya semangat Jakmania mendukung Persija dalam laga melawan Chonburi FC.
"Kemudian soal pagar saya rasa semangatnya luar biasa tinggi dan ini kali pertama digunakan," kata Anies di JIS, Jakarta Utara, Minggu (24/7).
Ia menyebut robohnya pagar pembatas itu sebagai bagian dari proses pembelajaran dan mengibaratkan insiden itu dengan pertumbuhan gigi.
"Kalau analoginya ini 'growing pain', 'growing pain' itu gigi tumbuh. Kalau gigi tumbuh itu dokter tidak akan bilang itu penyakit, tapi proses alami sebuah pertumbuhan. Sama seperti ini bagian dari proses alami," ucapnya. **Fira
Berita Terkait :
- Bek Persebaya Rizky Ridho Nilai Persikabo Tetap Kuat Meski Tanpa Ciro0
- Indonesia Dorong Negara G20 Perkuat Kesepahaman Tata Kelola Data0
- Sekuel The Roundup Mulai Masuk Dapur Produksi0
- BPOM Temukan Banyak Produk Kosmetik Dan Pangan Ilegal Di Batam0
- Sabuk Juara Muhammad Ali Laku Rp92,5 Miliar0
_Black11.png)









