- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
PDRB Riau Terbesar di Luar Pulau Jawa, Ekonomi Tumbuh 4,72 Persen

Ilustrasi
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Di triwulan I-2022, Provinsi Riau merupakan provinsi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-5 di Indonesia atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa.
Sesuai rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau pada Senin (09/05/2022), disebutkan bahwa kontribusi PDRB Provinsi Riau terhadap total PDRB seluruh provinsi di Indonesia sebesar 5,39 persen.
Provinsi Riau juga tercatat sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar pertama terhadap perekonomian Pulau Sumatera, yaitu sebesar 24,56 persen.
Menyusul Sumatera Utara (Sumut) sebesar 22,92 persen, Sumatera Selatan (Sumsel) 13,05 persen dan terendah Bengkulu sebesar 2,10 persen.
Perekonomian seluruh provinsi di pulau Sumatera tumbuh positif. Secara agregat, pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera triwulan I-2022 tumbuh sebesar 4,03 persen.
Provinsi Sumsel tumbuh tertinggi sebesar 5,15 persen, disusul Provinsi Riau sebesar 4,72 persen dan terendah Provinsi Kepri sebesar 2,83 persen.
Sumber pertumbuhan ekonomi terbesar Provinsi Riau menurut komponen adalah ekspor luar negeri sebesar 3,86 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 3,31 persen dari pertumbuhan ekonomi total 4,72 persen.
Sementara sumber pertumbuhan ekonomi terbesar Provinsi Riau menurut lapangan usaha adalah perdagangan sebesar 1,63 persen dan industri pengolahan sebesar 1,29 persen dari pertumbuhan ekonomi total 4,72 persen.
BPS Provinsi Riau pimpinan Drs Misfaruddin MSi juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau pada April 2022 sebesar 159,22 atau naik 0,07 persen dibanding Maret 2022 sebesar 159,11.
Komoditas penyumbang kenaikan, yakni tanaman perkebunan rakyat, perikanan, peternakan, tanaman pangan dan hortikultura.
Gubri Optimis
Terkait ekonomi Riau yang tumbuh positif, Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi mengucapkan rasa syukur yang mendalam.
Dengan terus melandainya kasus Covid-19 dan mulai dibukanya jalur-jalur masuk internasional ke Provinsi Riau, Gubri optimis pertumbuhan ekonomi Riau akan terus membaik.
"Alhamdulillah investasi terus tumbuh, pariwisata mulai menggeliat, tentu akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Riau ke depan," ucap Gubri di sela-sela pertemuan gubernur se-Indonesia di Bali.
Gubri mengajak seluruh komponen masyarakat Riau untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, agar roda pembangunan terus berjalan dengan baik. **Vol
Berita Terkait :
- Berikut Masalah Masalah Hukum Bisa Diselesaikan Lewat Aplikasi Halo JPN0
- LAMR Menyertai Aghi Ayo Onam Bangkinang0
- 15 Kasus Diduga Hepatitis Misterius Tersebar di DKI hingga Babel0
- Festival Budaya di Kuantan Mudik Aman dan Terkendali0
- Membumikan Budaya Antikorupsi Melalui Pendidikan0
_Black11.png)









