- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
PDRB Riau Terbesar di Luar Pulau Jawa, Ekonomi Tumbuh 4,72 Persen

Ilustrasi
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Di triwulan I-2022, Provinsi Riau merupakan provinsi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-5 di Indonesia atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa.
Sesuai rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau pada Senin (09/05/2022), disebutkan bahwa kontribusi PDRB Provinsi Riau terhadap total PDRB seluruh provinsi di Indonesia sebesar 5,39 persen.
Provinsi Riau juga tercatat sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar pertama terhadap perekonomian Pulau Sumatera, yaitu sebesar 24,56 persen.
Menyusul Sumatera Utara (Sumut) sebesar 22,92 persen, Sumatera Selatan (Sumsel) 13,05 persen dan terendah Bengkulu sebesar 2,10 persen.
Perekonomian seluruh provinsi di pulau Sumatera tumbuh positif. Secara agregat, pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera triwulan I-2022 tumbuh sebesar 4,03 persen.
Provinsi Sumsel tumbuh tertinggi sebesar 5,15 persen, disusul Provinsi Riau sebesar 4,72 persen dan terendah Provinsi Kepri sebesar 2,83 persen.
Sumber pertumbuhan ekonomi terbesar Provinsi Riau menurut komponen adalah ekspor luar negeri sebesar 3,86 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 3,31 persen dari pertumbuhan ekonomi total 4,72 persen.
Sementara sumber pertumbuhan ekonomi terbesar Provinsi Riau menurut lapangan usaha adalah perdagangan sebesar 1,63 persen dan industri pengolahan sebesar 1,29 persen dari pertumbuhan ekonomi total 4,72 persen.
BPS Provinsi Riau pimpinan Drs Misfaruddin MSi juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau pada April 2022 sebesar 159,22 atau naik 0,07 persen dibanding Maret 2022 sebesar 159,11.
Komoditas penyumbang kenaikan, yakni tanaman perkebunan rakyat, perikanan, peternakan, tanaman pangan dan hortikultura.
Gubri Optimis
Terkait ekonomi Riau yang tumbuh positif, Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi mengucapkan rasa syukur yang mendalam.
Dengan terus melandainya kasus Covid-19 dan mulai dibukanya jalur-jalur masuk internasional ke Provinsi Riau, Gubri optimis pertumbuhan ekonomi Riau akan terus membaik.
"Alhamdulillah investasi terus tumbuh, pariwisata mulai menggeliat, tentu akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Riau ke depan," ucap Gubri di sela-sela pertemuan gubernur se-Indonesia di Bali.
Gubri mengajak seluruh komponen masyarakat Riau untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, agar roda pembangunan terus berjalan dengan baik. **Vol
Berita Terkait :
- Berikut Masalah Masalah Hukum Bisa Diselesaikan Lewat Aplikasi Halo JPN0
- LAMR Menyertai Aghi Ayo Onam Bangkinang0
- 15 Kasus Diduga Hepatitis Misterius Tersebar di DKI hingga Babel0
- Festival Budaya di Kuantan Mudik Aman dan Terkendali0
- Membumikan Budaya Antikorupsi Melalui Pendidikan0
_Black11.png)









