- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Personil Polsek Turun ke Kolam, Dampingi Warga Budidaya Lele

KOTABARU SEBERIDA – Di bawah terik matahari, air kolam lele milik Pak Mail berkilau tenang. Di pinggirnya, Aipda Arjul Putra, Bhabinkamtibmas Desa Kotabaru Seberida, berjongkok memperhatikan satu per satu ikan yang bergerak lincah. Hari itu ia tidak datang untuk memeriksa KTP, tapi untuk memastikan pangan warga tetap terjaga.
Kunjungan ini adalah bagian dari pendampingan Polsek Keritang dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. Dengan teliti, Aipda Arjul mengecek kondisi air, pola pemberian pakan, hingga kesehatan bibit lele yang sedang dibudidayakan Pak Mail di pekarangan rumahnya.
Sambil menimba air, ia berbincang dengan Pak Mail. Obrolan mengalir tentang kendala sehari-hari, dari pakan yang naik harga hingga penyakit ikan yang tiba-tiba datang. Di sela percakapan, Aipda Arjul memberi masukan sederhana agar budidaya bisa berjalan lebih efisien dan hasilnya maksimal.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan motivasi dan dukungan moral kepada warga yang aktif memanfaatkan pekarangan atau lahan mereka untuk produktivitas pangan. Budidaya ikan lele seperti milik Pak Mail ini adalah contoh nyata ketahanan pangan mandiri di tingkat desa,” ujar Aipda Arjul pelan.
Bagi Pak Mail, kehadiran polisi di kolamnya terasa seperti angin segar. Selain rasa aman, ada semangat baru yang tumbuh. “Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya membuat kami merasa aman, tapi juga lebih semangat mengurus usaha kecil ini,” katanya sambil menebar pakan.
Di Desa Kotabaru Seberida, pekarangan warga yang disulap menjadi kolam lele perlahan menjadi lumbung pangan keluarga. Dari sinilah ketahanan pangan dibangun, bukan dari rapat panjang, tapi dari tangan-tangan warga yang mau mencoba dan bertahan.
Aipda Arjul percaya, ketahanan pangan tidak akan kuat jika hanya mengandalkan impor dan pasar jauh. Ia ingin warga desa percaya bahwa pangan bisa diproduksi sendiri, dari pekarangan sendiri, untuk kebutuhan sendiri.
Melalui monitoring berkala seperti ini, Polsek Keritang berharap produksi lele warga terus terjaga dan meningkat. Harapannya sederhana, kebutuhan ekonomi dan konsumsi masyarakat setempat bisa ditopang secara berkelanjutan tanpa bergantung pada orang lain.
Di senja yang mulai turun, Aipda Arjul pamit pulang. Di belakangnya, kolam lele milik Pak Mail masih bergemercik. Kecil memang, tapi di dalamnya tersimpan harapan besar: desa yang mandiri, warga yang berdaya, dan pangan yang cukup untuk hari esok. (*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)








