- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
Plt Bupati Asmar Hadiri Deklarasi Damai Pemilu 2024

MERANTI, VokalOnline.Com - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Deklarasi Damai Pemilu 2024 di Ballroom Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Senin (18/9/2023).
Asmar mengatakan Deklarasi Damai memiliki makna penting sebagai bagian dari tahapan pemilu legislatif, pemilu Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan pemilihan presiden pada tahun 2024.
"Sebagai komitmen kita semua untuk menjaga pemilu 2024 agar tetap damai dan kondusif. Terlebih sebentar lagi akan memasuki masa kampanye dan diharapkan dapat berjalan baik," harapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan empat kunci sukses yang menjadi faktor utama dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024. Pertama, faktor penyelenggara pemilu yang dalam hal ini KPU dan Bawaslu.
"Sangat penting untuk menjaga integritas yang adil, objektif dan profesional," sebutnya.
Faktor kedua, yaitu peserta pemilu yang terdiri dari partai politik bersama para calon legislatif. Peserta pemilu dituntut memiliki integritas, patuh dan taat terhadap regulasi yang ada, serta tidak memantik politik sara.
Selanjutnya aktor ketiga adalah masyarakat atau pemilih yang juga harus memiliki integritas, dan menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. Sedangkan faktor keempat yakni stakeholder terkait, seperti TNI/Polri dan aparatur sipil negara (ASN) yang harus menjaga netralitas.
"Untuk itu saya berharap kepada semua pihak untuk menjaga marwah pemilu dan seluruh proses tahapan kegiatan Pemilu ini dengan bertanggung jawab untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas lingkungan," pinta Asmar.
Sebelumnya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG, menjelaskan bahwa Pemilu merupakan mekanisme penyaluran pendapat dan hak asasi rakyat secara berkala dalam sistem demokrasi.
"Sejak tahun 1945, Indonesia telah melaksanakan Pemilu sebanyak 12 kali, dan Pemilu tahun ini akan menjadi Pemilu yang ke-13 di Indonesia," ujarnya.
Kegiatan itu juga diisi pembacaan Deklarasi Pemilu Damai yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti Syafrizal dan diikuti seluruh pimpinan Parpol. Setelahnya dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Damai Pemilu tahun 2024.
Tampak hadir dalam kegiatan itu, unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan OPD terkait, anggota KPU Kepulauan Meranti, dan anggota Bawaslu Kepulauan Meranti, camat se- Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan Parpol, dan pejabat serta undangan lainnya. (Bom)**
Berita Terkait :
- Pemkab Meranti Terima Pendampingan Perencanaan dari BPKP Riau0
- LBM PCNU Pelalawan Taja Bahtsul Masail Ke 20
- Rasio Asupan Protein Hewani Berperan Penting Cegah Stunting0
- Atlet Tinju Meranti Bawa Pulang 1 Medali Emas dan 2 Perunggu0
- Mandi diWaduk PDAM Bengkalis Pelajar Tenggelam 0
_Black11.png)









