- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Pohon Arabica Kompol Teddy Dapat Kategori Best Ten Madya Kelas Bintang Sangat Bergengsi
Hobi Yang Bisa Hilangkan Stres

Pohon Arabica milik Kompol Teddy yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau ini, sudah berusia 25 tahun dan berhasil dikerdilkannya, sehingga hanya memiliki ketinggian 110 cm
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Pohon Arabica milik Kompol Teddy Ardian SIK SH MH dari kota Pekanbaru-Riau ini mendapatkan kategori Best Ten dikelas Madya dengan dua bendera dan satu tropi, kelas madya adalah kelas bintang yang paling bergengsi pada pada kontes bonsai di Indonesia.
Pohon Arabica milik polisi yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau ini, sudah berusia 25 tahun dan berhasil dikerdilkannya, sehingga hanya memiliki ketinggian 110 cm saja dan rutin dipamerankannya pada pameran dan kontes bonsai, baik tingkat lokal maupun tingkat nasional.
Pameran dan kontes bonsai nasional oleh "Medan Bonsai Reborn" di Sumatera utara (Sumut) sejak 20 Februari sampai dengan 1 Maret 2022 ini, akhirnya pohon Arabica milik Kompol Teddy meraih best Ten atau 10 besar dari ratusan bonsai yang di konteskan dengan mendapatkan tropi.
Pameran dan kontes bonsai tingkat nasional dimedan ini dalam tiga kelas, yaitu kelas Prospek, kelas Pratama dan kelas Madya dengan jumlah 574 pohon bonsai, terdiri dari Prospek 191 pohon, Pratama 351 pohon dan kelas Madya 32 pohon.
Kompol Teddy sebelumnya mengatakan, hobi memelihara bonsai yang dilakukannya bisa menghilangkan stres dalam memenuhi tuntutan profesional kerja sebagai polisi. "Bonsai juga bisa membantu kita untuk lebih bersikap sabar," kata perwira menengah polisi Polda Riau ini seraya mengatakan kalau merawat bonsai sama dengan menjaga hal-hal positif dan membangkitkan semangat positif dalam hidup.
Pohon Arabica milik Kompol Teddy atau Klampis Ireng ini, adalah tanaman yang tumbuh di daerah dataran rendah subtropis. Pohon Arabica ini juga tumbuh di tropis dan pada ketinggian sampai dengan 1.300 meter. Tumbuh subur di daerah dengan curah hujan tahunan di kisaran 400 - 2.300mm. Tanaman ini dilaporkan untuk mentolerir suhu rata-rata tahunan di kisaran 19 - 28 ° c, meskipun dapat tumbuh pada kondisi suhu yang ekstrim, namun pohon Arabica ini tidak mentolerir embun beku saat muda.
Arabica adalah jenis pohon yang dikenal di Indonesia dengan nama lain Klampis Ireng, dan sebutan bahasa latinya Vachellia nilotica adalah tumbuhan dari Family Fabaceae dari Genus Vachellia yang tumbuh hingga mencapai ketinggian lebih dari 20 meter ini berhasil dikerdilkan oleh seorang polisi Polda Riau dengan umur Arabica nya sudah 25 tahun namun hanya memiliki ketinggian 110 cm. **vol
Berita Terkait :
- Jambret di Rohil, Ditangkap di Labuhan Batu Sumut0
- Kajati Riau Resmikan Mushola Al Haq Kejari Rohil0
- Gubernur Syamsuar: Kapan-kapan Datanglah ke Riau0
- SETARA Institut Dorong Jaksa Agung Hentikan Kriminalisasi Anthony Hamzah0
- Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hadiri Shalawat di Pasiran0
_Black11.png)









