- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
Polisi Usut Laporan Baim Wong soal Penipuan Berkedok Giveaway

Baim Wong melaporkan kasus dugaan penipuan bermodus giveaway yang mencatut namanya ke polisi (Arsip Satria Muda)
Jakarta, VokalOnline.Com - Polda Metro Jaya bakal menyelidiki laporan soal dugaan penipuan bermodus giveaway yang dilaporkan oleh selebritas Baim Wong."Ya Polda Metro Jaya sudah menerima laporan tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo saat dihubungi, Rabu (18/1).Saat ini penyidik tengah mendalami laporan tersebut. Dia menyatakan bahwa semua laporan masyarakat yang diterima ke Polda Metro Jaya akan diusut, termasuk laporan Baim Wong."Laporannya akan ditindaklanjuti," ucap Trunoyudo.Sebelumnya, Baim Wong melaporkan kasus dugaan penipuan bermodus giveaway yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya, Selasa (17/1).Laporan ini teregister dengan nomor LP/B/300/V/2023/SPKT Polda Metro Jaya. Dalam surat tanda terima laporan, pelapor tertulis atas nama Muhamad Ibrahim dan terlapor tertulis dalam lidik.Baim melaporkan terkait pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau manipulasi data seolah-olah otentik sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.Menurut Baim, penipuan dengan modus ini sudah berlangsung sejak tahun 2018 dan korbannya terbilang banyak. Bahkan, para korban ini juga telah mengadu langsung kepada Baim."Terus yang akhirnya puncaknya warga asing yang ditipu sampai Rp140 juta malah, setelah itu banyak yang melapor ke saya DM segala macam dan akhirnya saya panggil satu-satu ke sini dan DM yang masuk itu sebanyak 100 lebih dengan bukti-bukti yang ada," kata Baim kepada wartawan, Selasa (17/1).Baim menyebut mulanya penipuan bermodus giveaway ini dilakukan oleh pelaku lewat WhatsApp hingga Facebook. Namun, sekarang penipuan juga dilakukan lewat TikTok.Baim juga menyatakan dirinya tetap membuka pengaduan bagi para korban penipuan bermodus giveaway tersebut meski telah membuat laporan polisi."Kayaknya sih masih banyak banget dan kita akan kumpulin mudah-mudahan ketangkap semuanya saya lewat DM buka pengaduannya," ujarnya. **Syafira
Berita Terkait :
- Hadapi Sidang Tuntutan, Putri Candrawathi Alami Gangguan Pencernaan0
- Penggemar Bharada E Penuhi Ruangan PN Jaksel Jelang Sidang Tuntutan 0
- T. Nazir,Sultan Siak XIII Diundang Mewakili LKPASI Menghadiri Rakernas DPP KNPI Pemuda Indonesia 0
- Siswa SMAN.I Sinaboi Ini Dibully, Vidionya Viral, Orang Tua Lapor ke Polisi0
- Aturan Terbaru PSR, Dirjen Perkebunan: Syarat Bebas Lindung Gambut Dihapuskan0
_Black11.png)









