- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
- Jelang Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Desak Penertiban PETI di Hulu Sungai Kuantan
- Plt Bupati Kuansing Tinjau Kesiapan Tepian Narosa Jelang Festival Pacu Jalur Nasional 2026
- Festival Pacu Jalur 2026 Siap Digelar, Plt Bupati Kuansing Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Rakyat
Prabowo Bantah Bicara Pencapresan Saat Temui Rais Aam PBNU

Jakarta, VokalOnline.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersilaturahmi ke Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah di Jalan Kedung Tarukan, Surabaya, Minggu (6/11) malam.
Prabowo beserta rombongan pengurus Gerindra diterima di kediaman Kiai Miftach. Mereka lalu menggelar pertemuan tertutup dan berlangsung selama kurang lebih 60 menit.
Usai pertemuan, Prabowo tidak banyak memberi penjelasan soal pertemuan dirinya dengan Kiai Miftach. Ia hanya menyebut pertemuan itu sebatas silaturahmi,dilansir dari cnn indonesia.
"Tidak [soal Pilpres], namanya silaturahmi. Saya sudah hubungan lama dengan beliau, saya kira itu ya. Nanti lah kalau Pilpres itu," kata Prabowo sambil tertawa.
Sementara itu, Kiai Miftach menyatakan, pertemuannya dengan Prabowo ini hanya sebatas silaturahmi. Ia mengaku sudah mengenal Prabowo sejak lama.
"Silaturahmi biasa, karena kenal dengan saya sudah lama, jadi sudah lama gitu," katanya.
Kiai Miftach menyatakan Prabowo sudah lama tidak berkunjung ke Ponpes Miftachus Sunnah. Beberapa kali direncanakan, namun tidak terlaksana, hingga hari ini terealisasi.
Kiai Miftach juga menyebut bahwa Prabowo adalah sosok yang dekat dengan NU. Sang kiai bahkan mengatakan dirinya sendirilah yang menasbihkan bahwa Menteri Pertahanan RI juga merupakan warga NU.
"Ke-NUannya beliau mengaku di mana-mana saya yang menasbih, menilai, itu pengakuan beliau," jelasnya.
Sementara, Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad menyatakan, pertemuan antara Prabowo dengan Kiai Miftach berjalan sangat hangat dan akrab.
"Walau Pak Prabowo dengan kesibukannya sebagai Menteri, beliau sangat menghormati sekali Kiai Miftach, dan sudah menganggap sebagai tokoh NU panutan beliau," jelas Gus Sadad.
Disinggung apakah pertemuan itu membahas Pilpres 2024, Gus Sadad menyebut belum pada saatnya membahas hal tersebut.
"Ini kan sebenarnya pertemuan yang tertunda pada saat Idul Fitri 2022 lalu, kala itu Pak Prabowo hendak silaturahmi dengan Kiai Miftach, namun belum kesampaian.
Hari ini, Pak Prabowo secara khusus ingin bersilaturahmi dengan beliau, tidak ada misi apa-apa selain silaturahmi," tandasnya.
Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani, Ketua OKK DPP Gerindra Prasetyo Hadi, Waketum DPP Gerindra Gus Irfan dan Sugiono.
Selain itu hadir juga sejumlah pengurus Gerindra Jatim di antaranya Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad, Sekretaris Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah, Bendahara DPD Gerindra Jatim M Fawait, dan Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim Chusni Mubarok.**Syafira
Berita Terkait :
- Asteroid Pembunuh Planet Ditemukan usai Lama Disembunyikan Matahari0
- Siapa yang Buat Bitcoin dan Seberapa Kaya Dia?0
- Rating Drama Curtain Call Anjlok Buntut Telat Tayang0
- Email Intelijen Rusia Bocor, Ungkap Putin Sakit Kanker-Parkinson0
- Kapolsek Jatiasih Dicopot Usai Tahanan Kabur0
_Black11.png)









