- Aiptu Hendrick Turun ke Kebun, Polri Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan Desa
- Polsek Rengat Barat Kawal Program Ketahanan Pangan dari Pertanian hingga Perikanan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Dua Tersangka Diamankan dengan Barang Bukti Shabu dan Ekstasi
- Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Shabu dengan Barang Bukti 8,9 Gram
- Donor Darah ke-75, KDD Riau Komplek Perkuat Tradisi Kemanusiaan Selama Dua Dekade
- Agrinas Serahkan Puluhan Hewan Kurban, Perkuat Hubungan Sosial di Wilayah Kebun Sawit
- Bripka Erwin Berdiskusi dan Bercengkrama, Menjaga Ketahanan Pangan Desa
- POC Indonesia Chapter Riau Resmi Dikukuhkan, Davidcy Terpilih sebagai Ketua
- Beasiswa Vokasi Berkurang, DPR Minta Pemerintah Kembalikan Prioritas Pendidikan Terampil
- Luncur Buku Karya Dodi Irawan, Satupena Riau Dukung Lahirnya Karya Penulis Muda Riau
Presiden Jokowi Resmikan Gedung RSIS Surabaya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gedung Tower Rumah Sakit Islam Surabaya (RSIS), di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (22/10) siang.
Surabaya, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gedung Tower Rumah Sakit Islam Surabaya (RSIS), di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (22/10) siang.
Jokowi dan rombongan tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Presiden disambut oleh Ketua Yayasan dan Jajaran Direksi RSIS. Mereka lalu meninjau beberapa ruang operasi di lantai 5, poliklinik eksekutif lantai 6, dan ruang rawat inap BPJS di lantai 9.
Jokowi juga berinteraksi dengan pasien dan staf medis yang betugas, serta mengapresiasi upaya mereka dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.
Rangkaian pertemuan dan kunjungan ini kemudian berlanjut dengan agenda penandatanganan prasasti sekaligus peresmian Gedung Tower RSIS A Yani yang dikelola oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).
"Hari ini kita resmikan Gedung Tower Rumah Sakit Islam A Yani sebagai persembahan memperingati satu abad NU," kata Jokowi saat peresmian.
Dengan peresmian ini, dia berharap NU bisa makin optimal memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pasalnya, organisasi ini sudah memiliki rumah sakit dengan kualitas modern dan kapasitas lebih banyak, seperti RSIS A Yani.
"Tower RSIS A Yani ini berlantai 13, yang memiliki kapasitas lebih banyak dan kualitas layanan yang sangat modern. Serta bisa menjadi rumah sakit pendidikan bagi fakultas kedokteran dan perawat Unusa (Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya)," ucapnya.
Menurut Jokowi, fasilitas baru ini bisa membuat di RSIS A Yani jadi kebanggaan masyarakat NU. Hal itu tentunya juga harus diiringi dengan layanan yang mudah nyaman dan terjangkau untuk semua kalangan.
"Saya harap dengan adanya fasilitas tersebut RSIS A Yani dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, memudahkan akses masyarakat berbagai kalangan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang nyaman dan terjangkau," ujar dia.
Ia juga berharap RSIS A Yani jadi pusat pengembangan ilmu kesehatan serta pendidikan yang nantinya bisa mencetak tenaga-tenaga medis, yang unggul dan profesional.
"Saya ingin berpesan, agar rumah sakit ini menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kesehatan serta pendidikan di kalangan Nahdlatul Ulama. Dan mencetak tenaga-tenaga kesehatan terampil, unggul, dan profesional," pungkasnya.
Persemian Gedung Tower RSIS A Yani, ini bertepatan dengan Hari Santri Nasional 2023 yang mengangkat tema 'Jihad Santri Jayakan Negeri'.
Layanan unggulan yang dimiliki oleh RSIS A Yani ini di antaranya yakni, Digestive Center (Endoscopy), Urology Center dan Couple Wellness (ESWL), Orthopedy Center (Arthroscopy), THT Center, Eye Center (Phacoemulsification), Estetik Center (Laser Rejuvenation).
Kemudian Kidney Center (Hemodialisis Single Use) Persalinan dengan Metode ERACS, serta Minimally Invasive Surgery (Laparoscopy).
Gedung tower RSIS A Yani saat ini berdiri dengan total 13 lantai, yang kedepannya menjadi rumah sakit dengan layanan modern dan terpercaya. Hal ini didukung juga oleh alat medis yang canggih serta sumber daya yang kompeten.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penandatangan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua Yarsis Muhammad Nuh, serta jajaran Direksi RSIS A Yani.(fit)**
Berita Terkait :
- Pesan Jubir Prabowo: Jangan Hina Ganjar dan Anies0
- Prabowo Deklarasi Cawapres Besok, Gibran dan Erick Thohir Diundang0
- Jokowi Buka Suara soal Gibran Jadi Cawapres Prabowo0
- Relawan Ganjar Ngamuk Lepas Baju Depan Puan: Kami Kecewa pada Jokowi0
- Terbaik Pemanfaatan PDN, Pemprov Riau Terima Penghargaan0
_Black11.png)









