- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Riau Siaga Karhutla 2025: Gubernur dan Danrem Pimpin Apel Kesiapan

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Danrem 031/WB Brigjen TNI Sugiyono mendampingi Gubernur Riau H. Abdul Wahid, S.Pd.I., M.Si bersama Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Herjawan ,S.I.K., M.H., M.Hum, dalam pelaksanaan Apel Kesiapan Penyelenggaraan Jambore Karhutla Tahun 2025 di Halaman Kantor Gubenur Riau Jln. Jendral Sudirman Pekanbaru pada Senin 22/4/25.
Dalam amanatnya Gubenur Riau menyampaikan "Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan oleh BMKG Provinsi Riau mengalami awal musim kemarau diperkirakan paling cepat pada tanggal 3 Mei 2025 sekitar 55% wilayah zona musim di mana diperkirakan akan mengalami awal musim kemarau lebih cepat dibandingkan normalnya sedangkan puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Juni 2025 di mana terjadi potensi kekeringan dan penurunan curah hujan. Pemerintah provinsi Riau telah menetapkan Status Siaga melalui Keputusan Gubernur Riau nomor 292/III/2025 tanggal 27 Maret 2025 yang berlaku hingga 30 November 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 031/WB Brigjen TNI Sugiyono menegaskan akan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menangani Karhutla. "Kita harus bergerak cepat dan bersinergi, pencegahan lebih baik daripada pemadaman dan deteksi dini menjadi kunci" ujarnya.
Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran TNI-Polri dan stakeholder lainnya berkomitmen untuk menekan angka Karhutla seminimal mungkin demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Prov Riau, Danlanud Rsn, Danlanal Dumai, Ka. Basarnas Prov. Riau, Ka. BPBD Kota Pekanbaru, Ka. Polhut dan PJU Polda Riau. (Pen031)
Berita Terkait :
_Black11.png)









