- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
Riau Siaga Karhutla 2025: Gubernur dan Danrem Pimpin Apel Kesiapan

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Danrem 031/WB Brigjen TNI Sugiyono mendampingi Gubernur Riau H. Abdul Wahid, S.Pd.I., M.Si bersama Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Herjawan ,S.I.K., M.H., M.Hum, dalam pelaksanaan Apel Kesiapan Penyelenggaraan Jambore Karhutla Tahun 2025 di Halaman Kantor Gubenur Riau Jln. Jendral Sudirman Pekanbaru pada Senin 22/4/25.
Dalam amanatnya Gubenur Riau menyampaikan "Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan oleh BMKG Provinsi Riau mengalami awal musim kemarau diperkirakan paling cepat pada tanggal 3 Mei 2025 sekitar 55% wilayah zona musim di mana diperkirakan akan mengalami awal musim kemarau lebih cepat dibandingkan normalnya sedangkan puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Juni 2025 di mana terjadi potensi kekeringan dan penurunan curah hujan. Pemerintah provinsi Riau telah menetapkan Status Siaga melalui Keputusan Gubernur Riau nomor 292/III/2025 tanggal 27 Maret 2025 yang berlaku hingga 30 November 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 031/WB Brigjen TNI Sugiyono menegaskan akan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menangani Karhutla. "Kita harus bergerak cepat dan bersinergi, pencegahan lebih baik daripada pemadaman dan deteksi dini menjadi kunci" ujarnya.
Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran TNI-Polri dan stakeholder lainnya berkomitmen untuk menekan angka Karhutla seminimal mungkin demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Prov Riau, Danlanud Rsn, Danlanal Dumai, Ka. Basarnas Prov. Riau, Ka. BPBD Kota Pekanbaru, Ka. Polhut dan PJU Polda Riau. (Pen031)
Berita Terkait :
_Black11.png)









