- Bhabinkamtibmas Desa Sencalang Sambangi Lahan Kacang Panjang Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Kebun Cabai Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas Polsek Enok Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Tanaman Produktif
- Polsek Enok Rutin Motivasi dan Kawal Tanaman Warga: Cabai dan Serai Tumbuh Subur
- JMSI Riau Anugerahi PIN EMAS ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Siap Hadir
- Sambang Aiptu Agus ke Sudirman, Polri dan Warga Pengalihan Merajut Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas dan Warga Sungai Lokan Pacu Ketahanan Pangan Lewat Lahan Rumah
- Polsek Enok Gerakkan Pekarangan Produktif, IPTU Parsaulian: Langkah Kecil Dukung Asta Cita
- Terima Pengurus JMSI, UAS: Mudah-mudahan Bermanfaat untuk Umat dan Bangsa
- Jelang MTQ Riau dan Pacu Jalur, Bupati Kuansing Siagakan 481 Personel Gabungan
Rishi Sunak, Anak Imigran Tajir yang Ingin Batasi Pendatang ke Inggris

Jakarta, VokalOnline.com - Perdana Menteri Inggris terpilih, Rishi Sunak, mengumumkan rencana pembatasan tahunan pada jumlah pengungsi yang diterima oleh Inggris.
Padahal, latar belakang Sunak berasal dari keluarga imigran tajir keturunan India. Kakek dan neneknya sempat merantau ke Tanzania sebelum pindah ke Inggris.
Sunak mengungkapkan, kala itu Pemerintah Inggris memberikan izin kepada kakek dan neneknya untuk pindah ke Inggris.
Hal itu berbeda dengan para imigran lainnya yang harus melakukan penyeberangan secara ilegal dengan menggunakan perahu kecil dengan risiko besar di atas lautan.
Sunak berkomitmen untuk mengatasi migrasi ilegal dan mendapatkan kembali kendali atas perbatasan Inggris. Dia juga menegaskan akan melakukan apapun untuk menyukseskan skema suaka Rwanda yang kontroversial tersebut.
Dalam kebijakannya, Rishi bertekad akan mendeportasi para imigran ilegal, termasuk pencari suaka dari negara lain maupun Rwanda yang kabur karena konflik dalam negeri.
Adapun janji utama Sunak yakni memberikan kontrol parlemen atas siapa yang datang ke Inggris dengan membuat kuota tahunan pada jumlah pengungsi yang diterima setiap tahun dengan pengecualian keadaan darurat mendadak.
Sunak menyebut sistem imigrasi Inggris sudah rusak. Oleh karena itu, sistem tersebut harus dibuat secara legal agar terkendali.
"Saat ini sistemnya kacau, dengan warga yang taat hukum melihat kapal penuh imigran ilegal datang dari negara aman Prancis. Penjaga pantai kami tampaknya tidak berdaya untuk menghentikan mereka," kata Sunak seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (25/10),dilansir dari cnn indonesia.
"Itu harus dihentikan dan jika saya perdana menteri saya akan menghentikannya," sambungnya.
Ketika disinggung mengenai latar belakang keluarganya yang juga merupakan imigran, Sunak menyatakan kebijakan itu diambil karena Inggris telah melakukan sesuatu yang besar untuk keluarganya.
"Itu karena negara ini melakukan sesuatu yang luar biasa untuk keluarga saya, dan menyambut mereka sebagai imigran," ujar Sunak.
Sunak menyebut hal itu ia lakukan sebagai bentuk balasan baik untuk pemerintahan Inggris. Menurutnya, Inggris perlu mengendalikan perbatasan mereka.**vol/jn
Berita Terkait :
- Asrafaber: Penolakan Bank Syariah Karena Alasan Politis0
- Operasi Zebra Lantas Mulai Berjalan0
- Socrates0
- Inilah 5 Presiden Termiskin di Dunia, Tolak Uang Pensiun Sampai Ada yang Tidur di Gubuk Reyot0
- Pekerja Wanita Di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau0
_Black11.png)









