- Aksi Panen Ilegal Nasrun Sitepu dan Kani di Kebun Agrinas Berlanjut, Perusahaan Kembali Tempuh Jalur
- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
- Polri Dukung Program Desa Bebas Api, Wakapolres Meranti Hadiri Penandatanganan MoU
- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
Sandi Ungkap Perjanjian Pilpres Anies & Prabowo yang Ditulis Fadli Zon

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengungkap perjanjian politik antara Ketua Umum Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan usai Pilkada DKI 2017.
Jakarta, VokalOnline.Com -- Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengungkap perjanjian politik antara Ketua Umum Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan usai Pilkada DKI 2017.Pernyataan itu disampaikan Sandi saat berbicara di kanal YouTube politikus Partai NasDem, Akbar Faizal. CNNIndonesia.com sudah meminta izin Akbar untuk mengutip konten tersebut.Awalnya Akbar bertanya soal potongan video pernyataan Anies yang mengaku tak akan maju di Pilpres jika Prabowo juga melakukan langkah serupa. Potongan video itu sempat beredar di media sosial."Ada juga potongan video pengakuan Pak Anies bahwa dia enggak pernah berpikir jadi presiden karena Pak Prabowo akan maju sebagai calon presiden. Ada yang katakan itu konteks lima tahun lalu," kata Akbar dikutip dari kanal YouTube-nya, Kamis (26/1).Menerima pertanyaan itu, Sandiaga membenarkan soal perjanjian politik Prabowo dan Anies. Namun, ia enggan mengungkap isinya.Menurut Sandiaga, perjanjian itu difasilitasi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Kala itu, Fadli menulis tangan isi perjanjian antara Anies, Prabowo, dan dirinya."Sosok Fadli Zon itu yang mungkin cukup sentral akhirnya melihat merumuskan dan meramu dari tiga kubu itu. Saat itu ada Pak Prabowo, ada saya, dan ada Pak Anies," katanya. CNNIndonesia.com sudah mendapat izin Sandi untuk mengutip ucapannya di YouTube Akbar Faizal.Saat ditanya isi perjanjian, Sandiaga enggan mengungkap dengan tegas. Ia meminta agar Akbar mendatangkan Fadli dan menanyakan secara langsung.Menurutnya, perjanjian itu sangat vital karena bersamaan dengan rencana pencalonan Prabowo maju di Pilpres 2019."Ada beberapa poin dan ini cukup membuat saya cukup detail apa yang disepakati termasuk berkaitan dengan, karena itu di awal dari koalisi dan di awal penentuan calon," ujarnya.CNNIndonesia.com saat ini masih berusaha meminta respons pihak Anies, Prabowo dan Fadli Zon untuk mengklarifikasi pernyataan Sandiaga soal kontrak politik tersebut. **Syafira
Berita Terkait :
- Sidang MK, DPR: Sistem Proporsional Tertutup Bikin Perpecahan Parpol karena Rebutan Izin Ketum0
- Pelantikan Serentak Lembaga Laskar Pagar Negeri, Ini Pesan Gubernur Syamsuar0
- Kakek Tiri Porno,Ditangkap Dalam Pelarianya Di Sebanga Mandau Bengkalis0
- Danramil 01 Bangkinang Moyor Inf H Yuhardi Sosialisasi Komcad ke Masyarakat Kuok0
- Putra Asli Pulau Birandang Murisnaldi.SH.MH, Maju Caleg Dari Demokrat Dapil IV 0
_Black11.png)









