- Satgas PKH Diminta Bongkar Dalang Klaim Kebun Eks PT SAL di Rakit Kulim
- Pelajaran dari Masa Lalu untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia menuju New Paradigm Tata Kelola Dunia
- Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Enok dan stakeholder serta Pihak Perusahan Tanam Ja
- APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
- Bupati Meranti Asmar Bagikan 1.800 Takjil Ramadan di Tiga Titik Kota Selatpanjang
- RAPP Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla di Riau Melalui Sistem Kesiapsiagaan Terpadu
- Syahrul Aidi Buka Rumah Aspirasi, Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian
- Batin Model: Suku Talang Mamak Dukung Penuh Operasional Kebun Agrinas di Eks PT SAL
- Tim Raga Beraksi Berantas Premanisme dan Genk Motor di Pelalawan
- Sinergi Pemkab dan Swasta, Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan Sepanjang 1,8 Km
Sederhananya Bupati Kampar dan Keluarga
Menu Berbuka serta Makan Malam Seadanya dan Dimasak Sendiri

H Catur Sugeng Susanto
TAPUNG (VOKALONLINE.COM)- Mungkin banyak yang mengira kalau menu berbuka puasa dan makan malam seorang bupati, penuh dengan makanan enak dan serba wah.
Mungkin juga banyak yang menyangka, kalau seorang bupati itu makan dengan dilayani oleh asisten rumah tangga. Tinggal duduk, menikmati hidangan, lalu bersantai.
Tapi.... jangan salah, Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto dan keluarganya, ternyata jauh dari itu. Menu berbuka Datuk Rajo Batuah ini, hanya air putih, es buah, lalu teh manis.
Tak ada asisten rumah tangga di meja menu berbuka. Bupati dan istri, Hj Muslimawati, sepertinya sudah terbiasa ambil sendiri. Demikian pula dengan anak-anaknya.
Setelah dilanjutkan dengan makan malam. Bupati Kampar juga tidak disuguhi dengan menu serba mewah, tidak! Bupati ternyata lebih menyukai makanan kampung, serta kerupuk putih.
"Masakan ini dimasak sendiri oleh istri," kata Bupati Kampar, saat makan malam, Selasa (27/4/2021).
Menurut bupati, dirinya memang tidak terlalu mementingkan protokoler apalagi protokoler berlebihan. Waktu setelah bekerja, akan sangat diluangkan untuk keluarga.
"Biarlah singkat, namun berkualitas," ujarnya.
Memimpin itu, menurutnya, juga harus mengalir. Namun tetap dalam garis yang dituju. Memimpin dengan lembut dan santun, diyakininya akan memberi motivasi kepada jajarannya, sekaligus rasa nyaman dalam menyelesaikan tugas.
Demikian pula dengan Hj Muslimawati Catur, setiap hari sebagaimana layaknya ibu rumah tangga, selalu menyempatkan diri untuk masak sendiri di dapur.***
Berita Terkait :
- KPU Kampar Dikunjungi Kandidat Dewan Keagamaan Sahabat Polisi DPW Riau0
- Bupati H Catur Sugeng Sampaikan Rasa Cintanya Pada Rakyat 0
- Bupati Deklarasikan Larangan Mudik Bagi Masyarakat Kampar0
- Bersama Bupati, OPD Kampar Belajar Wisata Religi ke Demak0
- David Ketua, GPPI Bagi-bagi Sembako0
_Black11.png)









