- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
- Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal ‘Londo Ireng’
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
Sederhananya Bupati Kampar dan Keluarga
Menu Berbuka serta Makan Malam Seadanya dan Dimasak Sendiri

H Catur Sugeng Susanto
TAPUNG (VOKALONLINE.COM)- Mungkin banyak yang mengira kalau menu berbuka puasa dan makan malam seorang bupati, penuh dengan makanan enak dan serba wah.
Mungkin juga banyak yang menyangka, kalau seorang bupati itu makan dengan dilayani oleh asisten rumah tangga. Tinggal duduk, menikmati hidangan, lalu bersantai.
Tapi.... jangan salah, Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto dan keluarganya, ternyata jauh dari itu. Menu berbuka Datuk Rajo Batuah ini, hanya air putih, es buah, lalu teh manis.
Tak ada asisten rumah tangga di meja menu berbuka. Bupati dan istri, Hj Muslimawati, sepertinya sudah terbiasa ambil sendiri. Demikian pula dengan anak-anaknya.
Setelah dilanjutkan dengan makan malam. Bupati Kampar juga tidak disuguhi dengan menu serba mewah, tidak! Bupati ternyata lebih menyukai makanan kampung, serta kerupuk putih.
"Masakan ini dimasak sendiri oleh istri," kata Bupati Kampar, saat makan malam, Selasa (27/4/2021).
Menurut bupati, dirinya memang tidak terlalu mementingkan protokoler apalagi protokoler berlebihan. Waktu setelah bekerja, akan sangat diluangkan untuk keluarga.
"Biarlah singkat, namun berkualitas," ujarnya.
Memimpin itu, menurutnya, juga harus mengalir. Namun tetap dalam garis yang dituju. Memimpin dengan lembut dan santun, diyakininya akan memberi motivasi kepada jajarannya, sekaligus rasa nyaman dalam menyelesaikan tugas.
Demikian pula dengan Hj Muslimawati Catur, setiap hari sebagaimana layaknya ibu rumah tangga, selalu menyempatkan diri untuk masak sendiri di dapur.***
Berita Terkait :
- KPU Kampar Dikunjungi Kandidat Dewan Keagamaan Sahabat Polisi DPW Riau0
- Bupati H Catur Sugeng Sampaikan Rasa Cintanya Pada Rakyat 0
- Bupati Deklarasikan Larangan Mudik Bagi Masyarakat Kampar0
- Bersama Bupati, OPD Kampar Belajar Wisata Religi ke Demak0
- David Ketua, GPPI Bagi-bagi Sembako0
_Black11.png)









