- 6 Malam Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Padamkan Api Hingga Dini Hari
- PETI Kembali Marak di Sungai Bawang F5, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
- Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
- Hendry Munief Dorong Hilirisasi Industri Kopi Nasional, Liberika Meranti Jadi Sorotan
- Karmila Sari Dorong Percepatan Revitalisasi Sekolah di Riau
- Pemkab Meranti Dorong Produk Unggulan UMKM Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
- Pelindo Investasi Tingkatkan Akses Terminal Tanjung Harapan, Jalan 169,5 Meter Ditambah Elevasinya
- 36 Mahasiswa ITS Meranti Diwisuda, Pemda Ajak Ikut Membangun Daerah
- Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung
- Konferensi Pers di Tengah Karhutla 85 Hektare, Polres Meranti Tetapkan Satu Tersangka
Sederhananya Bupati Kampar dan Keluarga
Menu Berbuka serta Makan Malam Seadanya dan Dimasak Sendiri

H Catur Sugeng Susanto
TAPUNG (VOKALONLINE.COM)- Mungkin banyak yang mengira kalau menu berbuka puasa dan makan malam seorang bupati, penuh dengan makanan enak dan serba wah.
Mungkin juga banyak yang menyangka, kalau seorang bupati itu makan dengan dilayani oleh asisten rumah tangga. Tinggal duduk, menikmati hidangan, lalu bersantai.
Tapi.... jangan salah, Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto dan keluarganya, ternyata jauh dari itu. Menu berbuka Datuk Rajo Batuah ini, hanya air putih, es buah, lalu teh manis.
Tak ada asisten rumah tangga di meja menu berbuka. Bupati dan istri, Hj Muslimawati, sepertinya sudah terbiasa ambil sendiri. Demikian pula dengan anak-anaknya.
Setelah dilanjutkan dengan makan malam. Bupati Kampar juga tidak disuguhi dengan menu serba mewah, tidak! Bupati ternyata lebih menyukai makanan kampung, serta kerupuk putih.
"Masakan ini dimasak sendiri oleh istri," kata Bupati Kampar, saat makan malam, Selasa (27/4/2021).
Menurut bupati, dirinya memang tidak terlalu mementingkan protokoler apalagi protokoler berlebihan. Waktu setelah bekerja, akan sangat diluangkan untuk keluarga.
"Biarlah singkat, namun berkualitas," ujarnya.
Memimpin itu, menurutnya, juga harus mengalir. Namun tetap dalam garis yang dituju. Memimpin dengan lembut dan santun, diyakininya akan memberi motivasi kepada jajarannya, sekaligus rasa nyaman dalam menyelesaikan tugas.
Demikian pula dengan Hj Muslimawati Catur, setiap hari sebagaimana layaknya ibu rumah tangga, selalu menyempatkan diri untuk masak sendiri di dapur.***
Berita Terkait :
- KPU Kampar Dikunjungi Kandidat Dewan Keagamaan Sahabat Polisi DPW Riau0
- Bupati H Catur Sugeng Sampaikan Rasa Cintanya Pada Rakyat 0
- Bupati Deklarasikan Larangan Mudik Bagi Masyarakat Kampar0
- Bersama Bupati, OPD Kampar Belajar Wisata Religi ke Demak0
- David Ketua, GPPI Bagi-bagi Sembako0
_Black11.png)









