- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Sudah Ada Titik Terang Polisi Segera Ungkap Kematian ASN di DPRD Riau

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan titik terang dalam mengungkapkan kasus kematian seorang ASN yang ditemukan di basement gedung DPRD Provinsi Riau.
"Sampai saat ini masih digelarkan di Ditkrimum Polda, dan juga ada tambahan beberapa saksi lain yang diperiksa. Dalam waktu dekat akan kita sampaikan hasilnya," ungkap Pria Budi dikutip halloriau.com.
Dia menyebutkan, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam membeberkan hasil temuan mereka. "Sudah mendekati. Cuma memang ada beberapa yang harus dilengkapi. Kita tidak harus terburu-buru, kita akan jelaskan secara detail nanti biar masyarakat puas dan tidak timbul kecurigaan-kecurigaan yang selama ini beredar," ujarnya.
Diketahui, ASN yang ditemukan meninggal dunia di basement gedung DPRD Provinsi Riau diketahui bernama FY. Dalam kasus ini, kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi. Bahkan 6 rekaman cctv juga telah disita oleh kepolisian untuk keperluan penyelidikan.
Sebelumnya, tim forensik juga telah melakukan otopsi terhadap jenazah korban. Dan diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat asfiksia, yakni mati lemas bekas jeratan di leher. Namun belum bisa dipastikan, apakah korban meninggal dunia akibat bunuh diri atau dibunuh oleh seseorang. (***)
Berita Terkait :
- Kapolda Riau Suport Penuh Kejurda Inkanas 2022 Merupakan Kejurda Besar di Riau0
- Wagub Riau: Salat Berjamaah Upaya Memakmurkan Masjid0
- TNI Angkatan Darat Harus Hadir di Tengah-tengah Masyarakat0
- Gubri Apresiasi Kongres IPMR, Gubri: Dari Riau Untuk Indonesia 0
- Gandeng PWI, SPS Riau Gelar UKW Gratis0
_Black11.png)









