- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
Terkait Pembangunan Jembatan Dakal-Ketam Putih, Meranti Lebih Butuh Jembatan ke Pulau Sumatra

MERANTI, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan saat ini kebutuhan jembatan penghubung ke Pulau Sumatra lebih dibutuhkan ketimbang jembatan penghubung ke Kabupaten Bengkalis.
Hal itu disampaikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kepulauan Meranti Suhendri, saat mengikuti Forum Konsultasi Publik rencana pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan Ketam Putih Bengkalis ke ruas jalan Tanjung Padang - Teluk Belitung, Senin (18/9/2023) di Pekanbaru.
Suhendri menjelaskan, tingginya angka kemiskinan ekstrem di Meranti disebabkan oleh inflasi yang cukup tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang rendah, tambahnya, juga diakibatkan keterisoliran daerah sehingga harga kebutuhan pokok menjadi mahal.
"Maka kebutuhan yang paling prioritas bagi Meranti adalah pembangunan jalan dan jembatan menuju Pulau Sumatra," katanya.
Lebih jauh Suhendri menjelaskan, rencana Pemprov Riau membangun jembatan Bengkalis-Meranti tidak akan berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah. Pasalnya, keberadaan jembatan itu nantinya tidak efektif bagi masyarakat Meranti untuk menuju Pulau Sumatra maupun ibukota Provinsi Riau di Pekanbaru.
"Kami berharap bisa ke ibukota provinsi setiap saat tanpa menunggu jadwal kapal. Kalau lewat jembatan Dakal - Ketam Putih menuju Pulau Sumatra akan semakin jauh, dan membutuhkan waktu yang lama serta biaya yang lebih besar," terangnya.
Meski begitu, ia tetap menyampaikan terima kasih atas perhatian dan rencana Pemprov Riau tersebut.
"Tetap kami ucapkan terima kasih dan Pemkab Meranti akan selau mendukung upaya pembangunan yang akan dilaksanakan," ujarnya.
Sebelumnya, Asisten II Setdaprov Riau, M. Job Kurniawan jembatan yang akan dibangun tersebut diperkirakan memiliki panjang kurang lebih 3.4 km. Hal itu sebutnya, merupakan kebijakan Pemprov Riau dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2019-2024 tentang konektivitas pulau terluar.
"Dengan adanya jembatan itu diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan memudahkan masyarakat menjual hasil pertanian," ungkapnya.
Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR, Reni Ahiantini menambahkan, saat ini masyarakat Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti menggunakan perahu untuk transportasi keluar pulau. Diharapkan nantinya, dengan adanya jembatan itu dapat mendukung akses transportasi yang lebih mudah bagi masyarakat.
"Jembatan Ketam Putih ini krusial jika dilihat dari sisi ketahanan dan keamanan NKRI. Karena ini berada di pulau terluar, di sisi utara dan timurnya merupakan perbatasan negara Indonesia dan Malaysia," jelasnya.
Ikut dalam rapat itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, M Arief Setiawan, Mantan Gubernur Riau yang juga tokoh masyarakat Kabupaten Meranti, Wan Abu Bakar, Kepala OPD terkait, dan undangan lainnya.
Turut mendampingi Asisten II Suhendri, Plt Kepala Kadis PUPR Kepulauan Meranti Rahmat Kurnia, Plt Kadis Perhubungan Syafrizal Ahmadi, Camat Merbau M. Nazir, dan Camat Tasik Putri Puyu Zainal. (Bom)**
Berita Terkait :
- Bupati Rohil Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fadilitas Pendidikan,1,4 M Sumbangan Donatur0
- Kick Off Gubernur Tandai Pembukaan SMANDA Cup Fair Play XVII Tahun 20230
- Dosen FH UIR Dr Syafriadi Pengabdian Masyarakat di Sinama Nenek, Kades Abdoel Rakhman Chan0
- Tim Investigasi Forum Partai Ummat Peduli Rempang - Batam0
- Forum Media Cetak Riau Sambangi Kediaman Gubernur, Ini Pembahasannya0
_Black11.png)









