- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
Viral Uang Kuno Rp20 Ribu Indonesia di India

VokalOnline.Com- Uang rupiah kuno pecahan Rp20 ribu viral diperbincangkan di India setelah pernyataan Kepala Pemerintahan Wilayah Ibu Kota Delhi Arvind Kejriwal.
Kejriwal mendesak Perdana Menteri India Narendra Mobi untuk mencetak foto Dewi Lakshmi dan Dewa Ganesha pada uang kertas rupee.
Dalam pernyataannya, Kejriwal membawa-bawa nama Indonesia sebagai negara mayoritas muslim tetapi mau menempatkan foto Ganesha dalam uang kertas.
"Indonesia yang merupakan negara mayoritas muslim mencetak uang kertas dengan gambar Dewa Ganesha," ujarnya dikutip dari detik.com, Selasa (1/11).
Ia lantas membandingkan Indonesia dengan India, yang seharusnya tidak ada protes. "Kalau Indonesia bisa, kenapa kita tidak? Seharusnya tidak ada yang keberatan," jelasnya.
Sebab, menurut Kejriwal, Dewa dan Dewi akan membawa kemakmuran ekonomi terhadap India. "Upaya kita akan membuahkan hasil hanya ketika kita memiliki berkat Tuhan atas kita," katanya.
Ia meminta agar uang kertas baru yang mungkin akan dicetak menampilkan Dewi Lakshmi dan Dewa Ganesha. Ia percaya Dewi Lakshmi akan membawa kemakmuran dan Dewa Ganesha menghilangkan rintangan.
Pernyataan itu justru mengundang cemooh dari partai-partai politik di seluruh dunia. Partai Bharatiya Janata (BJP) nasionalis HIndu yang menguasai Gujarat menilai bahwa pernyataan Kejriwal selaku pemimpin Partai Aam Aadmi (AAP) sebagai upaya menyembunyikan diri yang sebenarnya anti-Hindu
"Arvind Kejriwal melakukan drama politik untuk mengalihkan perhatian rakyat negara dari kelemahan pemerintah mereka dengan pola pikir partai anti-Hindu," ungkap Juru Bicara BJP Sambit Patra.
Di media sosial, bahkan banyak netizen yang menuduh AAP munafik dengan mengatakan bahwa partai itu berkuasa menjanjikan perombakan sistem politik dan fokus pada pembangunan.
Usai kehebohan tersebut, kata kunci pencarian terkait mata uang rupiah bergambar Dewa Ganesha pun melesat.
Pernyataan itu justru mengundang cemooh dari partai-partai politik di seluruh dunia. Partai Bharatiya Janata (BJP) nasionalis HIndu yang menguasai Gujarat menilai bahwa pernyataan Kejriwal selaku pemimpin Partai Aam Aadmi (AAP) sebagai upaya menyembunyikan diri yang sebenarnya anti-Hindu.
"Arvind Kejriwal melakukan drama politik untuk mengalihkan perhatian rakyat negara dari kelemahan pemerintah mereka dengan pola pikir partai anti-Hindu," ungkap Juru Bicara BJP Sambit Patra.
Di media sosial, bahkan banyak netizen yang menuduh AAP munafik dengan mengatakan bahwa partai itu berkuasa menjanjikan perombakan sistem politik dan fokus pada pembangunan.
Berita Terkait :
- Rokok Murah Banjiri Pasar0
- Pemerintah Perpanjang Gratis Pungutan Ekspor Sawit Sampai Desember0
- Harga Emas Terjun Bebas ke Rp936 Ribu per Gram0
- Harga Pertamax Turbo Turun Harga Solar Non-Subsidi Naik0
- Parit Pembuangan Tidak Mampu Menampung Debit Air Hujan, Banjir di Jalan Pemda Meluas0
_Black11.png)









