- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
Wakil Ketua Komite Sekolah Jawab Pungli

Siak, VokalOnline.Com - Wakil ketua Komite Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Koto Gasib Baikta Ginting menyayangkan ada tudingan dari orang tertentu terhadap adanya dugaan Pungutan Liar disekolah tersebut.
Menurutnya bahwa selama ini setiap kegiatan yang menyangkut kepentingan Siswa pihak sekolah menggelar musyawarah yang dihadiri langsung para orang tua siswa maupun mewakili.
"Kita melakukan musyawarah yang di adakan di sekolah, membahas semua kegiatan yang akan di lakukan para siswa, dan atas persetujuan orang tua lah maka dijalankan rencana yang di sepakati," ujar Ginting kepada media ini Sabtu (27/8/2022).
Lanjutnya, bahwa tidak benar pihak sekolah yang memungut uang untuk keperluan magang tanpa ada persetujuan, semua itu atas keputusan bersama yang diketahui orang tua siswa.
"Tentunya kami sebagai komite sangat menyayangkan ada nya berita yang menyatakan ada pungli, tanpa konfirmasi kepada kami sebagai komite," katanya.
Diceritakan Ginting, setiap tahun siswa melakukan magang (praktek Lapangan) lalu hal itu dibahas melalui komite dengan menghadirkan pihak orang tua siswa, dalam pertemuan dibahas siapa yang akan mencari tempat magang serta bagaimana mekanismenya.
"Lalu pihak orang tua menyerahkan seluruhnya proses mencari tempat magang sampai dengan mengantarkannya, itu hasil kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara setiap dalam rapat," kata Ginting.
Dikatakan Ginting, penggunaan anggaran dalam rapat jelas disampaikan dipakai mencari dan mengantar siswa yang akan magang.
"Yang jelas supaya siswa lebih terjamin kalau diantarkan langsung ke tempat magang oleh guru sekolahnya," katanya.
Ditambahkan Ginting, di musyawarah juga dibahas bagi orang tua yang tidak mampu bisa mencicil atau mengangsur.
"Bagi orang tua yang tidak mampu pun tetap kita pertimbangkan bisa membayar secara mencicil," sebutnya.
Ditempat yang sama Raja Zulkhairi selaku kepala Sekolah menjelaskan bahwa tidak ada Pungli seperti yang dituduhkan karena sebelumnya telah di undang komite bersama orang tua terkait biaya untuk Magang.
"Kita telah lakukan rapat bersama komite dan orang tua siswa, membahas magang, kami menyampaikan supaya siswa dengan orang tua yang mencari serta mengantarkan siswa ketempat, namun komite juga orang tua memberikan tanggung jawab kepada guru sekolah," katanya.
Karena anggaran untuk mengantar, mencari tempat magang tidak ada makanya mereka mau membantu biaya operasionalnya.
"Biaya yang diberikan hasil kesepakatan bersama komite dan orang tua yang kita jalankan dengan sebaik-baiknya, siswa dicarikan lalu kita antarkan bersama-sama guru ke tempat magang," katanya.
Berita Terkait :
- Sempat Terdengar Tembakan, Polda Riau Gerebek Bandar Narkoba di Gang Rukun Arengka0
- Ketua KNPI Provinsi Riau Ucapkan Selamat Kepada KNPI Inhil dan Pinta Segera Agendakan Pelantikan0
- Semarakan Hari Jadi Riau ke-65 dan HUT RI ke 77, Saksikan Pentas Seni Rakyat Riau 20220
- Yan Prana Hirup Udara Bebas0
- Wapres Resmikan BRK Syariah DPRD Riau Ingatkan Soal Pelayanan Dan SDM0
_Black11.png)








