- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Zaini Ismail: Covid Jangan Jadi Alasan Kemiskinan di Riau Bertambah

Mantan Sekda Provinsi Riau, Zaini Ismail
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Pro dan kontra terkait gebrakan politik Bupati Kepulauan Meranti, M Adil yang menyatakan siap maju di Pilgub 2024 dan sekaligus mengkritik Gubernur Syamsuar berlaku tidak adil terhadap masyarakat Meranti, masih ramai diperdebatkan banyak kalangan. Salah satunya, dari tokoh Riau dan mantan Sekda Provinsi Riau, Zaini Ismail.
Zaini Ismail menyebut, kritik Bupati Meranti, M Adil, terhadap Gubernur Riau Syamsuar soal kemiskinan yang semakin nyata di Riau, jangan hanya dimaknai sebagai kritik seorang yang ingin bertarung di Pemilu 2024. Tapi, sebut Zaini, juga harus dilihat sebagai masukan yang membangun agar pemerintah lebih baik lagi dalam mengurus masyarakat Riau."Intinya Pemerintah Provinsi Riau jangan anti kritik," kata Zaini di Pekanbaru, Minggu, 6 Februari 2022 di lansir riautribunecom.
Lebih jauh Zaini menyatakan, imbas yang paling nyata dari badai Covid 19 adalah meningkatnya kemiskinan masyarakat di semua daerah di Indonesia, termasuk di Riau. Namun, kata Zaini, pemerintah jangan menjadikan covid 19 sebagai alasan untuk memakmurkan masyarakat di Riau.
"Meski mengalami masa pandemi, pemerintah jangan merasa memiliki alasan soal kemiskinan di Riau yang meningkat. Itulah pentingnya memahami recofusing anggaran, sehingga anggaran untuk menekan pandemi Covid 19 dan anggaran untuk pembangunan yang menyentuh kemakmuran rakyat, bisa sama-sama terakomodir," papar Zaini Ismail.
Soal banyak pihak yang mengkritik sikap politik Bupati Adil untuk maju di Pemilu 2024, Zaini Ismail menyebut hal tersebut sudah biasa dalam tahun-tahun politik. Pro dan kontra dalam politik, kata Zaini, adalah bagian dari demokrasi.
"Tak ada yang salah dengan sikap Bupati Adil mendeklarasikan diri untuk maju di Pilgub 2024, meski baru menjabat sebagai Bupati Meranti. Bukankah Jokowi saat maju di Pilpres dulu juga baru menjabat sebagai Gubernur Jakarta?" tanya Zaini.
Bahkan, Zaini Ismail cukup salut dengan sikap politik M Adil yang sejak awal berani mendeklarasikan diri sebagai calon gubernur, meski Pemilu baru akan digelar tahun 2024.
"Jarang ada sosok dan tokoh di Riau ini yang berani muncul secara terang-terangan, dan berjanji untuk menjadi pemimpin yang lebih baik untuk rakyat. Ketika sosok M Adil muncul dengan janji itu, seharus layak diapresiasi," tutup Zaini Ismail.**Vol/Jn
Berita Terkait :
- Bupati Bengkalis Ajak Keluarga Besar Patambor Wujudkan Bengkalis Bermasa0
- Ranperda Penyelenggaraan Pesantren DPRD Bengkalis Konsultasi ke Kemenag Riau0
- Kepala BPN Riau Sempat Drop Disebut Terima Uang Rp1,2 M0
- Tidak Jera Atas Perbuatannya, Residivis Ini Kembali Berurusan Dengan Pihak Kepolisian*0
- Membanggakan! Wagubri: Belum Tempati Rumdis, Kapolda Riau Sudah Tunjukkan Prestasi0
_Black11.png)









