- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Zaini Ismail: Covid Jangan Jadi Alasan Kemiskinan di Riau Bertambah

Mantan Sekda Provinsi Riau, Zaini Ismail
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Pro dan kontra terkait gebrakan politik Bupati Kepulauan Meranti, M Adil yang menyatakan siap maju di Pilgub 2024 dan sekaligus mengkritik Gubernur Syamsuar berlaku tidak adil terhadap masyarakat Meranti, masih ramai diperdebatkan banyak kalangan. Salah satunya, dari tokoh Riau dan mantan Sekda Provinsi Riau, Zaini Ismail.
Zaini Ismail menyebut, kritik Bupati Meranti, M Adil, terhadap Gubernur Riau Syamsuar soal kemiskinan yang semakin nyata di Riau, jangan hanya dimaknai sebagai kritik seorang yang ingin bertarung di Pemilu 2024. Tapi, sebut Zaini, juga harus dilihat sebagai masukan yang membangun agar pemerintah lebih baik lagi dalam mengurus masyarakat Riau."Intinya Pemerintah Provinsi Riau jangan anti kritik," kata Zaini di Pekanbaru, Minggu, 6 Februari 2022 di lansir riautribunecom.
Lebih jauh Zaini menyatakan, imbas yang paling nyata dari badai Covid 19 adalah meningkatnya kemiskinan masyarakat di semua daerah di Indonesia, termasuk di Riau. Namun, kata Zaini, pemerintah jangan menjadikan covid 19 sebagai alasan untuk memakmurkan masyarakat di Riau.
"Meski mengalami masa pandemi, pemerintah jangan merasa memiliki alasan soal kemiskinan di Riau yang meningkat. Itulah pentingnya memahami recofusing anggaran, sehingga anggaran untuk menekan pandemi Covid 19 dan anggaran untuk pembangunan yang menyentuh kemakmuran rakyat, bisa sama-sama terakomodir," papar Zaini Ismail.
Soal banyak pihak yang mengkritik sikap politik Bupati Adil untuk maju di Pemilu 2024, Zaini Ismail menyebut hal tersebut sudah biasa dalam tahun-tahun politik. Pro dan kontra dalam politik, kata Zaini, adalah bagian dari demokrasi.
"Tak ada yang salah dengan sikap Bupati Adil mendeklarasikan diri untuk maju di Pilgub 2024, meski baru menjabat sebagai Bupati Meranti. Bukankah Jokowi saat maju di Pilpres dulu juga baru menjabat sebagai Gubernur Jakarta?" tanya Zaini.
Bahkan, Zaini Ismail cukup salut dengan sikap politik M Adil yang sejak awal berani mendeklarasikan diri sebagai calon gubernur, meski Pemilu baru akan digelar tahun 2024.
"Jarang ada sosok dan tokoh di Riau ini yang berani muncul secara terang-terangan, dan berjanji untuk menjadi pemimpin yang lebih baik untuk rakyat. Ketika sosok M Adil muncul dengan janji itu, seharus layak diapresiasi," tutup Zaini Ismail.**Vol/Jn
Berita Terkait :
- Bupati Bengkalis Ajak Keluarga Besar Patambor Wujudkan Bengkalis Bermasa0
- Ranperda Penyelenggaraan Pesantren DPRD Bengkalis Konsultasi ke Kemenag Riau0
- Kepala BPN Riau Sempat Drop Disebut Terima Uang Rp1,2 M0
- Tidak Jera Atas Perbuatannya, Residivis Ini Kembali Berurusan Dengan Pihak Kepolisian*0
- Membanggakan! Wagubri: Belum Tempati Rumdis, Kapolda Riau Sudah Tunjukkan Prestasi0
_Black11.png)









